TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik memberikan penegasan soal bantahan tidak ada rencana untuk melakukan pemekaran daerah di Kalimantan Timur.
Satu, dua, atau tiga lokasi pemekeran daerah di Kalimantan Timur tidak ada, apalagi harus sampai 10 daerah pemekaran karena efek dari hadirnya Ibu Kota Negara Indonesia di Kalimantan Timur.
Kata Akmal Malik, kabar tersebut hoaks, yang bukan sebuah fakta, hanya isu yang tidak dibenarkan.
Secara pribadi, Akmal Malik belum ada menerima informasi resmi soal pemekaran daerah di Kalimantan Timur.
“Kata siapa? Informasi dari mana itu pemekaran wilayah Kaltim,” beber Akmal Malik, Pj Gubernur Kaltim.
Dia menegaskan, belum mengetahui ada isu pemekaran wilayah di Kaltim tersebut.
“Kalau katanya-katanya, nanti bahasa dari langit. Saya tidak mau menanggapi berita-berita yang tidak jelas dari mana sumbernya,” tutur Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
Soal perintah persiden Prabowo Subianto untuk memajukan pembangunan Kalimantan Timurm, memang ada, jelas saja sebagai kepala daerah akan laksankan program-program dari pemerintah pusat di daerah.
“Kalau perintah presiden ya emmang ada, kalau ada dari pemerintah pusat, kita pasti laksanakan. Tapi kalau soal pemekaran itu saya belum tahu,” ujar Akmal Malik. (*)












