Penajam

Antusiasme Masyarakat Meledak Jelang Haul Sekumpul ke-20, Pemberangkatan Jamaah Naik Pesat

553
×

Antusiasme Masyarakat Meledak Jelang Haul Sekumpul ke-20, Pemberangkatan Jamaah Naik Pesat

Sebarkan artikel ini
Potret Rest Area Sekumpul di Kecamatan Penajam.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Menjelang acara haul Sekumpul ke-20, semangat masyarakat untuk menghadiri peringatan tersebut terlihat sangat membludak.

Diperkirakan ada peningkatan jumlah jamaah hingga 70 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menunjukkan betapa besarnya minat dan antusiasme masyarakat saat ini.

Ketua Panitia Rest Area Sekumpul, Hj. Juhdipanani, mengatakan bahwa lonjakan partisipasi ini terlihat jelas, terutama di kawasan Res Area Kecamatan Penajam.

“Kami merasakan energi luar biasa dari masyarakat. Jumlah kendaraan motor yang berangkat ke lokasi haul meningkat pesat, dengan puncaknya terjadi dalam dua hari terakhir,” ungkapnya pada Jumat (3/1/2025).

Pemberangkatan para jamaah berlangsung sejak akhir Desember 2024 hingga 3 Januari 2025. Untuk memastikan kelancaran proses tersebut, panitia telah menyiapkan 20 titik Rest Area yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah PPU.

Puncak acara haul Sekumpul dijadwalkan akan dilaksanakan pada malam tanggal 5 Januari, dengan estimasi ribuan jamaah hadir dari berbagai daerah.

“Tahun ini tidak ada kewajiban menggunakan stiker pada kendaraan, tetapi kami tetap menghimbau untuk memudahkan proses parkir bagi petugas,” kata Juhdipanani.

Meskipun tanpa stiker, jamaah diharapkan dapat mengikuti semua rangkaian acara dengan lancar. Haul Sekumpul bukan hanya sekadar tradisi tahunan, melainkan juga momen penting untuk mengenang jasa almarhum Guru Sekumpul, sosok yang sangat berpengaruh dalam penyebaran ajaran Islam, baik di Kalimantan maupun secara global.

“Guru Sekumpul adalah figur yang sangat dihormati dalam dunia Islam. Jasa-jasanya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Oleh karena itu, setiap tahun kami berkumpul untuk menghargai dedikasinya,” tambahnya.

Acara haul tahun ini diharapkan tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur masyarakat terhadap warisan dan perjuangan Guru Sekumpul dalam menyebarkan nilai-nilai agama Islam.(TN01)