Penajam

Pemkab PPU Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Antusias Beli Gas LPG dan Sembako

398
×

Pemkab PPU Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Antusias Beli Gas LPG dan Sembako

Sebarkan artikel ini
ANTRE LPG - Sejumlah warga mengantre gas lpg 3 kg saat gerakan pangan murah (GPM) yang digelar di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Rabu (19/2/2025).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar gerakan pangan murah (GPM) dengan menyediakan sembako dan gas LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta stabilisasi harga jelang bulan Ramadhan.

Kegiatan yang digelar di depan halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) pada Rabu (19/2/2025) ini disambut antusias oleh warga sekitar.

Harastan (47) Seorang warga yang rumahnya berada di Tanjung, yang sebelumnya akan pergi ke pasar Petung mengatakan sempat putar balik mengetahui ada gelaran pangan murah, terutama mengetahui adanya stok gas yang melimpah ini.

“Saya lihat kok ada ramai-ramai, apalagi banyak gas disusun saya langsung kembali ke rumah untuk mengambil gas dan mengantre,” katanya.

Ia mengungkapkan harga yang dijual dalam operasi ini lebih rendah dibandingkan ketika ia membeli di pasaran.

“Tujuan saya beli gas, karena susah sekali mendapatkan gas di wilayah Tanjung. Kalau di tempat tinggal saya ini, dijatah 50 orang, sedangkan kita harus subuh-subuh sekali berangkat untuk dapat antrean,” ungkapnya.

Belum lagi, ketika tidak kebagian jatah ia harus mencari gas diluar yang harganya melambung tinggi menembus angka Rp60.000 di eceran.

“Saya tadi beli murah ini sama seperti di pangkalan, Rp21.000 tetapi kalau di pangkalan ya harus menunggu seminggu semisal tidak masuk kuota 50 orang tadi,” kata Harastan.

Selain membeli gas elpiji 3 kg, ia juga menyempatkan diri membeli kebutuhan pokok seperti bawang merah, bawang putih, dan gula.

“Memang murah ya, harga bawang hanya Rp30.000 per kilonya, sedangkan di pasar bisa Rp40.000,” ujarnya.

Warga lainnya, Fauzi (25) yang berangkat dari Kecamatan Waru juga sama. Ia mendatangi gelaran GPM ini lantaran melihat banyaknya gas yang disusun di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan.

Baca Juga:   Update Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2024: Skuad Garuda Hadapi Vietnam hingga Filipina

“Wah susah betul ini. Di Waru saya cari gas itu nggak dapat-dapat. Untungnya saya diberitahu teman tentang pasar murah ini, jadi saya langsung kesini,” katanya.

Kondisi ini menunjukkan kelangkaan gas yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Dengan semakin sulitnya memperoleh gas subsidi, warga berharap pemerintah memperhatikan kebutuhan mereka sehingga menawarkan solusi terbaiknya. (TN01)