Tarakan

Kapolda Kaltara dan Pangdam VI/Mulawarman Tegaskan Insiden di Tarakan Tak Ganggu Solidaritas TNI-Polri

266
×

Kapolda Kaltara dan Pangdam VI/Mulawarman Tegaskan Insiden di Tarakan Tak Ganggu Solidaritas TNI-Polri

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kaltara Irjen Pol Hary Sudwijanto dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat saat memberikan keterangan terkait insiden penyerangan Mapolres Tarakan oleh sejumlah oknum prajurit TNI

TARAKAN, TITIKNOL – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol Hary Sudwijanto dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menegaskan bahwa insiden penyerangan Mapolres Tarakan tidak akan mengganggu soliditas antara TNI dan Polri.

Kapolda Kaltara menyatakan bahwa koordinasi antara TNI dan Polri telah dilakukan secara berjenjang untuk menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

“Terkait masalah ini, kami TNI dan Polri sudah melaksanakan kegiatan bersama-sama untuk menyelesaikan masalah,” ujar Kapolda Kaltara di Tarakan, Selasa (25/2/25).

Dijelaskannya, sejak awal, Bidang Propam Polda Kaltara bersama POM TNI, Kapolres Tarakan, Dandim, dan Batalyon telah berkoordinasi untuk merumuskan pola penyelesaian pasca insiden.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa Pangdam VI/Mulawarman memberikan dukungan moril untuk mengembalikan situasi seperti semula.

Usai meninjau Mapolres Tarakan, Pangdam berencana mengunjungi anggota Polri yang tengah dirawat di rumah sakit guna memberikan semangat pemulihan.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa kejadian ini tidak akan merusak solidaritas yang telah terjalin antara kedua institusi.

“Kami bersama Kapolda ingin mendinginkan suasana, dan peristiwa ini tidak akan merusak solidaritas yang sudah kami bangun bersama kepolisian,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus mendalami dan menyelidiki oknum-oknum yang terlibat dalam insiden tersebut. Jika terbukti bersalah, mereka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Terkait kronologi kejadian, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung oleh tim Bidpropam Polda Kaltara dan Denpom TNI.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. Yang jelas, kami akan menyelesaikan persoalan ini secara berjenjang dan profesional,” tambahnya.

Akibat insiden tersebut, enam anggota Polri mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Kami masih terus mendalami keterlibatan oknum dan tentunya mereka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Pangdam. (*/)