Nasional

Viral Video Kades Wiwin Geli Bawa Nasi Kotak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Singgung soal Sikap Gengsi

417
×

Viral Video Kades Wiwin Geli Bawa Nasi Kotak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Singgung soal Sikap Gengsi

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar perbincangan antara Gubernur jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan Kades Wiwin, perempuan yang viral karena videonya yang geli saat membawa nasi kotak. (YouTube @KANGDEDIMULYADICHANNEL)

TITIKNOL.ID – Video Kades Wiwin yang geli ketika membawa nasi kotak viral di berbagai media sosial.

Dalam video yang beredar, Kades Wiwin tampak tertawa dan mengomentari nasi kotak yang dibagikan dalam acara Bupati Bogor.

“Ini baru kali ini saya bawa berkat, ha-ha-ha. Bawa berkat, enggak, ha-ha-ha? Aduh, seumur-umur. Mau lihat enggak nih bawa berkat?” ujar Wiwin sambil tertawa lepas.

Tak hanya itu, Wiwin juga menyebut bahwa momen membawa nasi kotak tersebut terasa menggelikan baginya.

“Geli ya. Ketawa-tawa terus,” ujar Kades Wiwin.

Hal ini pun memicu banyak komentar warganet yang menilai candaan tersebut tidak pantas.

Tidak hanya warganet, video ini juga disoroti banyak pihak, salah satunya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dilansir dari channel YouTube-nya @KANGDEDIMULYADICHANNEL, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa gaya Wiwin tak sesuai dengan citra seorang kepala desa.

“Sikapnya kelihatan seperti gengsi itu menimbulkan kesan bahwa dia memiliki kelas tertentu seolah bukan berasal dari kalangan masyarakat desa,” kata Dedi Mulyadi.

Bahkan Dedi Mulyadi juga menekankan bahwa Kades Bogor Wiwin Komalasari memiliki gengsi yang tinggi.

“Sikap ibu dipahami oleh masyarakat sebagai sikap yang sangat gengsi,” katanya.

Dedi Mulyadi juga menyinggung soal Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade yang meradang, dengan video Kades Wiwin itu.

Jaro Ade bahkan meminta kepada Dedi Mulyadi untuk memecat Kades Wiwin.

“Pak Wakil Bupati marah, nyuruh ibu dipecat,” ujarnya.

Wiwin yang tak terima kembali melawan dan menegaskan bahwa pemecatan harus sesuai Undang-Undanng.

“Kalau itu saya juga kan, kalau dipecat ada undang-undangannya,” kata Wiwin.

“Saya kalau itu paham, pemecatan melalui badan musyawarah desa atas ususlan dan kalau ada problem penyimpangan yang dibuktikan secara hukum. Kenapa Bapak Ade Jaro marah ?” kata Dedi Mulyadi.

Kades Wiwin pun menjawab alasan Wakil Bupati Bogor menjadi marah.

“Saya gak kasih kesimpulan atau alasan,” kata Wiwin.(*)