TITIKNOL.ID, BONTANG – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Loktuan, Senin (3/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Gerakan ini turut didukung berbagai perusahaan di Bontang, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, Bulog,
Serta sejumlah perusahaan besar seperti Pupuk Kaltim, PT Pama, PT KPI, PT Kaltim Metanol Industri, PT Badak LNG, PT Kaltim Nitrate Indonesia, KIE, Atira Group Indonesia, dan Bank Kaltimtara.
Dalam kegiatan ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya:
Beras 5 kg: dari Rp 62.500 menjadi Rp 52.000
Telur ayam: dari Rp 63.000 menjadi Rp 55.000
Gula 1 kg: dari Rp 19.000 menjadi Rp 13.000
Minyak goreng 1 liter: dari Rp 18.000 menjadi Rp 13.000
Bawang merah 1 kg: dari Rp 43.000 menjadi Rp 30.000
Bawang putih 1 kg: dari Rp 48.000 menjadi Rp 30.000
Cabai ½ kg: dari Rp 43.500 menjadi Rp 38.000
Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terlihat dari antrean panjang sejak pagi.
Salah satu warga, Ardi, mengaku sudah datang sebelum pukul 08.00 pagi namun tetap mendapat antrean nomor 500.
Acara ini juga dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris, yang memberikan semangat kepada warga serta membagikan hadiah kepada peserta antrean.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di Bontang.
“Ini selaras dengan program 100 Hari Bunda Neni – Agus Haris, di mana dalam 100 hari pertama kepemimpinan ini, kami ingin mencapai zero miskin di Bontang,” tegas Neni.
Gerakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadhan yang biasanya diikuti dengan lonjakan harga bahan pangan. (TN02)












