PaserTitiknolKaltim

Landasan Jembatan Tanah Grogot-Tanah Periuk di Paser Kaltim Menurun, Ada Pengendara Celaka

600
×

Landasan Jembatan Tanah Grogot-Tanah Periuk di Paser Kaltim Menurun, Ada Pengendara Celaka

Sebarkan artikel ini
JEMBATAN PASER MENURUN - Jembatan di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur mendapat sorotan lantaran memberikan efek buruk, berpotensi timbulkan kecelakaan, Kamis (27/3/2025).

TITIKNOL.ID, TANA PASER – Jembatan di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur mendapat sorotan lantaran memberikan efek buruk, berpotensi timbulkan kecelakaan, Kamis (27/3/2025). 

Kondisi jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Tanah Grogot dan Desa Tanah Periuk di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur mengalami penurunan di bagian oprit.

Penurunan oprit atau bagian landasan jembatan yang menghubungkan permukaan jalan dengan bagian atas struktur jembatan, membuat pengendara harus berhati-hati saat melintas di jembatan tersebut. 

Bahkan dalam beberapa kasus, tidak sedikit kendaraan yang bagian bempernya tersangkut saat melintas di jembatan penghubung antara Kecamatan Tanah Grogot dengan Kecamatan Paser Belengkong.

Wakil Ketua I DPRD Paser, Zulkifli Kaharuddin, mengatakan turunnya bagian oprit jembatan itu sepintas terlihat tidak terlalu berbahaya namun dikhawatirkan terjadi pergeseran.
 
Jembatan itu sering dilewati oleh kendaraan dengan angkutan yang berat.

“Kami khawatir lambat laun akan berpengaruh dengan pergeseran rangka jembatan dengan badan jalan,” ujar Zulkahar.

Sebelumnya, dia telah meninjau langsung kondisi dari jembatan tersebut bersama perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser.

Peninjauan itu dilakukan agar jembatan tersebut, bisa segera mendapat penanganan dari Pemerintah Kabupaten Paser.

“Kami ingin jembatan itu bisa segera mendapat penanganan, apa lagi tinggal beberapa hari lagi masuk lebaran Idulfitri,” tambahnya.

Ia menilai, menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dipastikan mobilisasi masyarakat yang menggunakan kendaraan di jalan umum juga meningkat.

Penanganan jembatan penghubung tersebut bisa dilakukan dalam waktu dekat, dengan menggunakan anggaran tanggap darurat.

Informasi dari DPUTR yang diterima, jembatan ini bisa diperbaiki dengan menggunakan anggaran tanggap darurat. 

“Mudah-mudahan bisa selesai sebelum lebaran,” ujar Zulkahar. (*)