TITIKNOL.ID, Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut dengan dibukanya lelang untuk 11 paket proyek infrastruktur.
Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), total nilai proyek yang dilelang mencapai Rp 3,48 triliun.
Plt Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menyebutkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari Tahap II pembangunan infrastruktur IKN untuk periode 2025-2029.
“Otorita IKN mengerjakan Tahap II pembangunan infrastruktur periode 2025-2029 yang saat ini dalam tahap pelelangan,” ujar Danis kepada Kompas.com.
Adapun rincian 11 paket proyek yang dilelang mencakup:
- Pengawasan/Supervisi Peningkatan Jalan Paket 1 di KIPP 1B dan 1C
- Pengawasan/Supervisi Peningkatan Jalan Paket 2 di KIPP 1B dan 1C
- Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau
- Penataan Kawasan Sepaku
- Peningkatan Jalan Paket A di KIPP 1B
- Peningkatan Jalan Paket B di KIPP 1B-1C
- Peningkatan Jalan Paket C di KIPP 1B-1C
- Peningkatan Jalan Paket D di KIPP 1B-1C
- Peningkatan Jalan Paket E di KIPP 1B
- Peningkatan Jalan Paket F di KIPP 1B
- Peningkatan Jalan Paket G di KIPP 1B-1C
Danis menegaskan bahwa proyek-proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang modern dan berkelanjutan di IKN.
Peningkatan jaringan jalan, penataan kawasan, serta pengembangan fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau menjadi prioritas utama dalam mendukung konsep kota masa depan.
“Lelang proyek-proyek ini diharapkan dapat menarik minat perusahaan-perusahaan konstruksi berkualitas untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN,” lanjutnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses lelang agar proyek dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan terus berjalannya pembangunan infrastruktur ini, IKN diharapkan segera menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi baru yang modern, efisien, dan berkelanjutan bagi Indonesia. (*/)












