Penajam

Lewat Program Nge-Live Yuk, UMKM PPU Mulai Hijrah ke Digital Market

421
×

Lewat Program Nge-Live Yuk, UMKM PPU Mulai Hijrah ke Digital Market

Sebarkan artikel ini
Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadi Sutanto (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Transformasi digital di kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menunjukkan hasil positif.

Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pelaku usaha yang mulai memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya, melalui program “Nge-Live Yuk” yang digagas Pemerintah Kabupaten PPU.

Program tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, yang menyediakan fasilitas berupa studio live streaming untuk pelaku UMKM lokal.

Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadi Sutanto, menyebutkan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari seberapa sering studio digunakan, tetapi dari bagaimana pelaku UMKM mengadopsi teknologi digital.

“Jangan melihat studionya kosong atau tidak, yang penting bagaimana mereka bisa memanfaatkan teknologi yang kita sediakan. Tidak harus di studio, tapi fasilitas ini tetap terbuka bagi yang ingin mencoba,” ujar Margono saat ditemui Minggu (6/4/2025).

Studio yang diresmikan pada Oktober 2024 itu, menurut Margono, bukan hanya sebagai tempat live streaming, tapi juga bisa difungsikan sebagai tempat pelatihan untuk UMKM yang ingin belajar menjual produknya secara digital.

Ia menyebut, sejak program ini diluncurkan, sudah ada beberapa pelaku UMKM yang berhasil masuk ke pasar digital.

Bahkan, ada yang sampai menutup lapaknya di pasar konvensional dan beralih sepenuhnya ke platform digital seperti ecommerce.

Margono mengungkapkan bahwa pelaku usaha yang sebelumnya hanya mengandalkan penjualan offline, kini sudah mulai memahami potensi besar dari digital marketing.

Salah satunya adalah pelaku UMKM yang memproduksi olahan kelapa seperti gunaco dan berbagai camilan ringan.

“Tujuan kita sebenarnya membentuk ekosistem digital. Ketika pelaku UMKM sudah terbiasa menjual lewat platform online, maka keberadaan studio ini hanya sebagai jembatan awal,” lanjutnya.

Baca Juga:   TERJAWAN Gaji ke-13 Pensiunan PNS Cair Seminggu Lagi, Cek Besaran dan Syarat Penerimanya

Menurutnya, kunci utama dari keberhasilan transformasi ini adalah perubahan kebiasaan.

Jika dulu para pelaku UMKM hanya fokus pada penjualan langsung, kini mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas melalui internet.

“Dengan pendekatan ini, produsen bisa lebih dekat dengan konsumen. Kita hanya memfasilitasi agar mereka berani dan mampu bersaing di pasar digital,” tutup Margono. (Advertorial/TN01)