Penajam

Pemkab PPU Luncurkan Aplikasi Silat Pesut, Permudah Pemantauan Proyek dan Serapan Anggaran

316
×

Pemkab PPU Luncurkan Aplikasi Silat Pesut, Permudah Pemantauan Proyek dan Serapan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melaunching aplikasi silat Pesut E-Controlling untuk pantau pembangunan keuangan daerah

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Laporan Terintegrasi atau Silat Pesut “E-Controlling”, pada Kamis (10/4/2025), bertempat di Kantor Bupati PPU.

Peluncuran aplikasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem monitoring dan evaluasi program pembangunan, terutama dalam mengintegrasikan data dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nicko Herlambang, menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan pengembangan dari sistem yang telah ada di PPU dan dirancang agar pimpinan OPD serta Bupati dapat memantau progres kegiatan pembangunan secara real-time.

“Tujuannya supaya jalannya pembangunan kita tertata. Terutama bagaimana program pembangunan fisik di lapangan bisa terpantau sejak awal,” ujar Nicko saat mewakili Bupati dalam peluncuran tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa aplikasi ini berperan penting dalam menjaga likuiditas keuangan daerah.

Melalui sistem ini, serapan anggaran bisa dipantau secara berkala dan masalah di lapangan dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti.

Dalam sambutan tertulis Bupati PPU yang dibacakan oleh Nicko, disampaikan bahwa aplikasi Silat Pesut berbasis web ini diharapkan mampu menjadi alat yang efektif dalam mengintegrasikan sistem pelaporan kegiatan daerah.

Aplikasi tersebut telah terhubung dengan data Pagu dari SIPD dan Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada SIRUP LKPP, sehingga diyakini akan mempermudah pemantauan dan mendukung pelaksanaan kegiatan secara optimal, efisien, dan transparan.

“Selain itu, agar seluruh SKPD lebih kompetitif dalam memaksimalkan serapan anggaran masing-masing, sehingga anggaran benar-benar terserap sesuai peruntukannya untuk pelayanan dan pembangunan daerah,” jelas Nicko.

Di akhir sambutannya, Nicko menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para penggagas, tenaga ahli, Tim Adbang, serta seluruh pihak yang terlibat, khususnya admin SKPD sebagai pengguna dan pengelola keberlangsungan aplikasi ini. (Advertorial/Humas6)