TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Kepolisian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya untuk melakukan edukasi tertib berlalu-lintas ke kalangan muda-mudi.
Melalui Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara terus mengembangkan inovasi kreatif dalam meningkatkan kesadaran berlalu-lintas di kalangan generasi muda.
Salah satu program andalan yang tengah digalakkan adalah Polsantri atau Polisi Sahabat Santri, sebuah inisiatif yang melibatkan para santri untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan Polsantri yang berlangsung di Pondok Pesantren Nadlathul Wathan, Jalan KH Muhsan Makbul RT 30, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif.
Mulai dari sosialisasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) hingga pelatihan safety riding.
Kasatlantas Polres Kukar, IPTU Ahmad Fandoli, mengatakan, melalui program ini, pihaknya ingin menanamkan nilai kedisiplinan dan pentingnya etika berkendara kepada para santri sejak dini.
Program Polsantri merupakan langkah kreatif kami untuk mengajak para santri menjadi pelopor keselamatan lalu-lintas.
“Kami ingin mereka menjadi contoh dalam disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” katanya pada Selasa (29/4/2025) yang dikutip Titiknol.id.
Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas memberikan himbauan kepada para santri untuk selalu tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta menjaga etika berkendara di jalan raya.
Para santri juga dibekali dengan pendidikan tentang etika berlalu-lintas, memahami pentingnya rambu-rambu lalu lintas, hingga teknik berkendara yang aman dan benar.
Tak hanya teori, praktik dasar safety riding turut diajarkan agar para santri memiliki bekal keterampilan berkendara yang sesuai standar keselamatan.
“Kami ingin melalui kegiatan ini, kesadaran generasi muda, khususnya santri, tentang pentingnya keselamatan lalu-lintas bisa meningkat. Ini bagian dari kontribusi kami untuk mewujudkan generasi emas 2045,” kata Fandoli.
IPTU Fandoli juga mengungkapkan bahwa angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di Kukar saat ini menunjukkan tren penurunan.
Namun, pihaknya tetap melakukan berbagai langkah preventif, salah satunya dengan terus menggencarkan program sosialisasi seperti Polsantri.
“Angka kecelakaan pelajar menurun, tetapi kami tetap harus aktif melakukan pencegahan. Sosialisasi seperti ini adalah salah satu upaya konkret kami,” tegasnya.
Melalui Polsantri, Polres Kukar berharap budaya disiplin berlalu-lintas dapat tertanam kuat di kalangan generasi muda, khususnya santri.
Diharapkan mereka ke depan akan menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat tertib berlalu-lintas di Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. (*)












