TITIKNOL.ID, PENAJAM – Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mencapai 2.000 ton pada trimester kedua tahun ini. Dinas Perikanan optimis target produksi yang ditetapkan sebesar 6.700 ton tahun 2025 akan mampu dicapai.
“Kita optimis, insyaallah target produksi perikanan tangkap tahun ini dapat tercapai, kalaupun ada penurunan tidak akan jauh selisihnya,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap dan Perizinan Dinas Perikanan PPU, Lomo Sabani, Minggu (25/5/2025).
Ia mengungkapkan demikian sektor perikanan di PPU selalu menunjukkan tren yang positif. Ia menjelaskan bahwa stabilitas produksi perikanan tangkap saat ini tidak mengalami fluktuasi yang signifikan.
“Kita juga menaikkan target 1-2 persen karena stabil aja, tidak ada fluktuasi berlebihan, jadi pasti tercapai,” kata Lomo.
Namun, pihaknya mengakui beberapa kendala masih dihadapi para nelayan di lapangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana.
“Pasti kendalanya ada. Kalau dari sarana kami selalu bantu kapal kecil, mesin, bahkan alat tangkap. Untuk prasarana ini yang menunjang mereka, terutama jembatan atau akses, sejauh ini kami belum bisa sentuh, tapi kedepannya diusahakan,” ujar Lomo.
Ia juga menjelaskan, distribusi tangkapan nelayan dapat dijual kepada pengumpul atau mereka sendiri yang memasarkannya langsung.
“Ada yang memang sudah punya pengumpul, ada yang memasarkannya sendiri secara langsung,” kata Lomo.
Pihaknya optimis, dengan tren yang cenderung naik dan dukungan dari pemerintah daerah, target produksi perikanan tahun ini dapat dicapai.
“Insyaallah produksi kita naik terus, kalaupun turun tidak terlalu terbaca secara signifikan,” pungkasnya.
(Advertorial/TN01)












