Penajam

IKN Bukan Satu-satunya Pilihan, Bijak Soroti Perlunya Perluasan Kerja di Sektor Lain

261
×

IKN Bukan Satu-satunya Pilihan, Bijak Soroti Perlunya Perluasan Kerja di Sektor Lain

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD PPU M Bijak Ilhamdani

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Masyarakat di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta tak hanya bertumpu pada peluang kerja di tengah perkembangan pesat Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kendati IKN menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, warga lokal masih kesulitan bersaing karena standar kompetensi yang tinggi.

Anggota Komisi I DPRD PPU, M Bijak Ilhamdani mengungkapkan perluasan ragam jenis pekerjaan menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat.

“Peluang kerja di IKN sangat terbuka luas. Namun, skala megaproyek tersebut menuntut kualifikasi yang tidak main-main, membuat warga lokal menghadapi tantangan untuk menembus pasar kerja tersebut,” kata Bijak, Senin (16/6/2025).

Politisi dari Partai Demokrat itu mengatakan, untuk bisa ambil bagian, warga harus bersaing secara ketat dengan pelamar dari berbagai daerah di Indonesia.

Olehnya itu, ia menilai bergantung pada IKN untuk penyediaan pekerjaan bukanlah strategi pembangunan yang komprehensif.

“IKN memang menjanjikan, tapi menjadikan IKN sebagai satu-satunya tumpuan, saya rasa tidak ideal. Karena yang diperlukan justru membuka peluang kerja dari sektor lain,” ucap Bijak.

Perlu ada sumber-sumber lapangan pekerjaan lain di luar IKN. Misalnya, sektor swasta dan penyediaan kebutuhan pendukung pembangunan.

“Jadi masyarakat tidak terpusat pada satu sektor,” katanya.

Bijak menekankan, pelatihan kerja berbasis kebutuhan riil sangat penting dilakukan agar masyarakat lokal dapat mengisi ruang kerja yang sesuai.

“Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi lokal tetap berjalan. Warga tak harus terserap ke dalam proyek IKN. Tapi bagaimana agar mereka bisa menghidupi diri dan keluarga, yakni dengan tetap punya akses kerja tanpa harus menjadi penonton di daerah sendiri,” tutup Bijak.

(Advertorial/TN01)