SendawarTitiknolKaltim

Membangun Destinasi Wisata Pertanian di Kaltim, Dukung pada Lahan Kutai Barat 

318
×

Membangun Destinasi Wisata Pertanian di Kaltim, Dukung pada Lahan Kutai Barat 

Sebarkan artikel ini
DESTINASI WISATA PERTANIAN - Pada penutupan Pekan Daerah (PEDA) XI Petani Nelayan Provinsi Kaltim tahun 2025, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyampaikan sejumlah arahan penting. Seno Aji utarakan, soal pengembangan sektor pertanian dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan di Provinsi Kalimantan Timur untuk tahun 2026. (HO/Pemprov Kaltim)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pada penutupan Pekan Daerah (PEDA) XI Petani Nelayan Provinsi Kaltim tahun 2025, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyampaikan sejumlah arahan penting.

Dia utarakan soal pengembangan sektor pertanian dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan di Provinsi Kalimantan Timur untuk tahun 2026.

Salah satu poin yang disampaikan Wagub Seno Aji adalah permintaan lahan gerak teknologi pertanian seluas 5 hektar yang digunakan selama PEDA dapat dijadikan kawasan agro wisata edukatif yang berkelanjutan.

Menurut dia, kawasan tersebut sangat potensial untuk menjadi destinasi wisata pertanian yang mendidik dan memberdayakan masyarakat.

“Saya minta lahan gerak teknologi pertanian itu tidak dibongkar setelah PEDA selesai. Jadikan kawasan ini menjadi agro wisata,” tutur Seno Aji di hadapan ribuan peserta PEDA di Arena Taman Budaya Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Jumat (27/6/2025).

Lebih lanjut, Wagub Kalimantan Timur, Seno Aji juga menyoroti potensi besar Kabupaten Kutai Barat dalam mendukung kemandirian pangan Kalimantan Timur.

Dia meminta lahan potensial pangan yang tersedia seluas 113 ribu hektar serta lahan pertanian eksisting seluas 3 ribu hektar di Kutai Barat, bisa ditingkatkan menjadi 11 ribu hektar untuk lahan pertanianya pada tahun 2026.

“Dengan peningkatan ini, kita menargetkan tahun 2026 Kalimantan Timur sudah bisa swasembada beras. Ini ambisi besar, tapi sangat mungkin dicapai jika seluruh kabupaten kota turut bergerak bersama,” ujar Seno Aji.

Wagub Seno Aji juga berharap Kutai Barat bersama kabupaten lainnya di Kalimantan Timur bisa menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah.

“Kita harus menjadi kekuatan yang solid untuk mendukung Kaltim yang berdaulat pangan. Mulai dari sekarang, kita siapkan infrastruktur, teknologi, dan SDM yang mendukung,” ungkap Seno Aji.

Baca Juga:   VIRAL Peringatan Darurat Indonesia di Medsos Menjalar Aktivis hingga Artis

Penutupan PEDA XI Kubar berlangsung meriah, ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dan piala bergilir kepada juara umum Kabupaten Kutai Batat, penampilan tarian dari tuan rumah, serta penyerahan bendera petaka PEDA KTNA kepada ketua KTNA Kabupaten Paser yang akan menjadi tuan rumah penyelenggara tahun 2028. (*)