TITIKNOL.ID, PENAJAM – Persiapan event besar, Penajam Paser Utara (PPU) Fest 3 tahun 2025 hampir rampung.
Sekitar 90 persen kebutuhan teknis dan non-teknis telah disiapkan untuk menyukseskan acara yang akan berlangsung selama lima hari, terhitung mulai 1 hingga 5 Juli, yang juga dirangkai dengan kegiatan Kejam Reborn atau Keliling Penajam
Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Juzlizhar Rakhman, menyebut, PPU Fest mengangkat budaya lokal sebagai panggung utama, sekaligus menggandeng pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM.
“Persiapan kami sudah mencapai 90 persen. Acara dimulai besok, 1 Juli, sampai 4 Juli, dan berlanjut dengan Kejam Reborn hingga 5 Juli,” ujar Juzlizhar ditemui saat meninjau persiapan PPU Fest 3, Senin (30/6/2025).
Tahun ini, PPU Fest akan digelar di halaman Kantor Bupati PPU dan memanfaatkan kawasan Taman Alun-Alun Penyembolum sebagai ruang publik utama.
Julizhar menambahkan, PPU Fest telah menjadi bagian dari kalender event nasional, dan kini memasuki pelaksanaan tahun ketiga.
“Ajang ini menjadi wadah untuk mengenalkan produk-produk lokal, serta mengangkat perkembangan seni tradisional, seni modern, dan ekonomi kreatif di PPU. Tema yang kami angkat tahun ini adalah Penajam Paser Utara Berbudaya,” terangnya.
Meski tidak menghadirkan guest star dari luar daerah akibat keterbatasan anggaran, Julizhar tetap optimistis PPU Fest akan memberikan dampak positif, terutama dalam menggairahkan sektor ekonomi dan pariwisata lokal.
Salah satu yang menjadi daya tarik event ini adalah digelarnya senam ronggeng, modifikasi dari tari adat khas PPU yang dikemas lebih modern agar bisa diikuti oleh semua kalangan.
“Kita berupaya melestarikan seni di PPU, dengan cara memasyarakatkan senam ronggeng, sekaligus meronggengkan masyarakat. Sosialisasi juga sudah kami lakukan ke sekolah-sekolah. Ini sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dengan sentuhan kekinian,” tambahnya.
Meskipun rangkaian kegiatan dimulai pada 1 Juli, pembukaan resmi baru akan dilakukan oleh Bupati PPU pada 2 Juli sebagaimana menyesuaikan jadwal kepadatan beliau.
“Bupati berencana membuka secara langsung pada tanggal 2 Juli. Namun, kegiatan tetap berlangsung mulai besok,” kata Juzlizhar.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU ini diharapkan sukses besar dan seluruh rangkaian kegiatannya berjalan lancar.
“Harapan kita untuk PPU Fest ini sukses dulu kegiatannya, intinya tidak kekurangan satu apapun, meskipun ditengah kendala faktor cuaca, tapi kita juga telah meminta bantuan dari BPBD untuk menyiagakan personel mereka,” tandasnya.
(Advertorial/TN01)












