Uncategorized

10 Perguruan Tinggi Negeri Sediakan Beasiswa Teladan, Dibuka hingga 7 September 2025 

348
×

10 Perguruan Tinggi Negeri Sediakan Beasiswa Teladan, Dibuka hingga 7 September 2025 

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi calon guru. Ketua Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara, M. Andi Faisal, menegaskan, memperjuangkan peningkatan insentif bagi guru swasta di Kabupaten Kutai Kartanegara. (HO/Tanoto Foundation)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Tanoto Foundation kembali membuka pendaftaran program beasiswa transformasi edukasi untuk melahirkan pemimpin masa depan (TELADAN) untuk angkatan 2026. 

Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN yang memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman organisasi, serta menunjukkan potensi kepemimpinan.

Adapun 10 perguruan tinggi mitra tersebut adalah:

Universitas Indonesia (UI), 

Institut Teknologi Bandung (ITB), 

Universitas Gadjah Mada (UGM), 

Universitas Brawijaya (UB), 

Universitas Diponegoro (Undip), 

IPB University (Institut Pertanian Bogor), 

Universitas Riau (Unri), 

Universitas Sumatera Utara (Usu), 

Universitas Hasanuddin (Unhas), 

Universitas Mulawarman (Unmul).

Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Foundation, Michael Susanto menyebut pendaftaran program TELADAN tahun 2026 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Beasiswa TELADAN 2025 oleh Tanoto Foundation Resmi Dibuka, Dapat Bantuan Biaya Kuliah Secara Penuh

Tepatnya, program tersebut dapat diikuti oleh mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) yang terdaftar sebagai mahasiswa semester satu di 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN. 

“Pendaftaran program TELADAN 2026 dibuka mulai tanggal 1 Juli 2025 hingga 7 September 2025,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).

Adapun beberapa syarat pendaftaran beasiswa TELADAN dari Tanoto Foundation ialah berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI) yang terdaftar sebagai mahasiswa reguler (S1) semester pertama di salah satu 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN.

Selain itu, pendaftar harus berkomitmen mengikuti program pengembangan kepemimpinan selama masa program TELADAN pada semester 2 hingga semester 8.

“Harus menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat, serta berkomitmen untuk berkontribusi pada masyarakat dan pembangunan bangsa,” kata Michael.

Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi ialah mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, serta berbahasa Inggris dan bahasa internasional lainnya akan menjadi nilai tambahan.

Baca Juga:   Di Forum Human Capital Indonesia, Dirut PLN Bocorkan Kiat PLN Bertransformasi

Dengan memiliki prestasi akademik, minimum nilai rata-rata rapor Kelas XII SMA/SMK/MA adalah 8 dari skala 10. Kemudian non-akademik seperti pengalaman organisasi kesiswaan, komunitas sosial, atau terkait lainnya.

“Mahasiswa sedang tidak menerima beasiswa atau mengikuti program dukungan finansial lainnya (kecuali KIP-K),” imbuhnya.

Selain itu, bersedia tidak menerima beasiswa atau program finansial lainnya, ataupun program pengembangan kepemimpinan sejenis, apabila terpilih dalam program TELADAN. (*)