Titiknol IKN

‎Presiden Prabowo Prioritaskan IKN di RAPBN 2026, Target Resmi Jadi Ibu Kota Politik RI pada 2028

301
×

‎Presiden Prabowo Prioritaskan IKN di RAPBN 2026, Target Resmi Jadi Ibu Kota Politik RI pada 2028

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto. (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.

‎Komitmen ini disampaikan dalam Sidang Paripurna DPR yang membahas pendahuluan RAPBN dan RKP 2026 pada Kamis (24/7/2025).

‎Pemerintah dan DPR sepakat bahwa IKN menjadi bagian strategis dalam pembangunan nasional, termasuk dalam penyusunan RUU APBN 2026 dan nota keuangannya.

‎Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, IKN akan terus digenjot hingga layak menjadi ibu kota baru Indonesia.

‎“Sampai hari ini pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan IKN secepatnya,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (28/7/2025).

‎Ia menambahkan, Otorita IKN (OIKN) saat ini sedang bekerja keras menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo agar pembangunan segera rampung.

‎Fokus utamanya adalah penyediaan sarana untuk lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam tiga tahun ke depan.

‎Presiden Prabowo juga telah menyetujui anggaran kelanjutan pembangunan IKN sebesar Rp 48,8 triliun untuk periode 2025-2029.

‎Dana ini difokuskan pada pembangunan gedung parlemen, pengadilan, dan ekosistem pendukung di kawasan inti IKN.

‎Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut anggaran tersebut sangat vital agar OIKN dapat menyelesaikan seluruh infrastruktur strategis tepat waktu.

‎Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan anggaran itu juga akan digunakan untuk membuka akses menuju wilayah pengembangan tahap dua (WP2) dan merawat infrastruktur yang telah dibangun sebelumnya.

‎Selain dari APBN, pembangunan IKN juga dibiayai melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp 60,93 triliun.

‎Proyek ini mencakup pembangunan 97 tower apartemen, 129 rumah tapak, serta 6 proyek jalan dan multi-utility tunnel sepanjang 138,6 km.

‎“Targetnya, tahun 2028 IKN ditetapkan secara resmi sebagai Ibu Kota Politik Republik Indonesia,” tegas Basuki Hadimuljono. (*/)