MahuluTitiknolKaltim

Mahakam Ulu Kekeringan karena Kemarau, Pemprov Kirim Bantuan Sembako

272
×

Mahakam Ulu Kekeringan karena Kemarau, Pemprov Kirim Bantuan Sembako

Sebarkan artikel ini
MUSIM KEMARAU KALTIM - Ilustrasi kemarau munculkan kebakaran hutan. Untuk mengantisipasi hal ini, BPBD Mahulu telah mengirimkan armada longboat yang akan digunakan untuk menerima bantuan sembako dari Pemprov Kaltim.

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengirimkan bantuan sembako untuk Kabupaten Mahakam Ulu yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Bantuan tersebut akan dilansir agar dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Irhamsyah, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu, khususnya Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mahakam Ulu atau BPBD Mahulu. 

Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses penyaluran bantuan ke daerah yang sulit diakses.

“Per hari ini tadi saya dapat informasi air sudah mulai naik, kemungkinan ya mungkin bisa lewat sampai Longiram lah distribusinya,” ungkap Irhamsyah, Senin (4/8/2025).

Mahulu merupakan salah satu daerah di ujung Kalimantan Timur yang sangat bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama mobilitas dan distribusi logistik. 

Namun, musim kemarau yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan surutnya air sungai sehingga jalur air terganggu.

Selain jalur air, akses darat sebenarnya masih bisa ditempuh. Namun, kondisi jalan di beberapa titik yang licin membuat distribusi logistik melalui darat tidak sepenuhnya lancar. 

Untuk mengantisipasi hal ini, BPBD Mahulu telah mengirimkan armada longboat yang akan digunakan untuk menerima bantuan sembako dari Pemprov Kaltim.

“Tapi kemungkinan masih bisa. Untuk itu di Dinas BPBD Mahulu sudah mengirim longboot-longboot untuk menerima sembako yang dari Pemprov,” tambah Irhamsyah.

Kondisi kemarau yang melanda Mahulu juga berdampak pada melonjaknya harga bahan pokok.

Diberitakan sebelumnya, harga beras di daerah ini sempat mencapai Rp 1,2 juta per sak, sedangkan harga tabung gas melon 3 kilogram mencapai Rp 350 ribu.

Dengan adanya koordinasi lintas instansi, bantuan sembako diharapkan bisa segera menjangkau masyarakat terdampak. 

Baca Juga:   Pegawai BIN Mulai Pindah ke IKN Juni 2025, Hunian dan Kantor Siap Digunakan

Dinas Perhubungan Kaltim memastikan proses distribusi akan dilakukan dengan cara yang paling efektif, baik melalui jalur air maupun darat sesuai kondisi lapangan.

“Itu informasi yang kami dapat dari BPBD Mahulu. Jadi nanti dilansir ya, lansir menggunakan longboat,” tuturnya. (*)