Penajam

Pemkab PPU Luncurkan Pembayaran Retribusi Jasa Kepelabuhan Digital dengan QRIS, Bupati Dorong Transformasi Digital di Berbagai Bidang

229
×

Pemkab PPU Luncurkan Pembayaran Retribusi Jasa Kepelabuhan Digital dengan QRIS, Bupati Dorong Transformasi Digital di Berbagai Bidang

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU, Mudyat Noor membuka kegiatan Soft Launching Integrasi Retribusi Jasa Kepelabuhan Buluminung, Senin (4/8/2025)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Masyarakat pengguna jasa pelabuhan Buluminung kini tak perlu lagi melakukan pembayaran secara tunai (manual).

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah meluncurkan pembayaran retribusi kepelabuhan terintegrasi menggunakan QRIS, transaksi pembayaran digital kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara, Senin (4/8/2025).

Bupati PPU, Mudyar Noor menyampaikan daerah tengah mengupayakan penguatan ekonomi digital dan menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif di PPU. Ia mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik.

“Soft Launching Integrasi Retribusi Kepelabuhan Buluminung ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memaksimalkan pelayanan publik yang lebih modern, efektif, efisien, dan transparan juga tertata,” kata Mudyat.

Ia mengapresiasi semua pihak yang terkait, khususnya Bank Indonesia (BI) dan BPD Kaltimtara yang mendukung penuh digitalisasi sistem retribusi ini.

“Integrasi jasa kepelabuhan merupakan sistem pembayaran digital dengan QRIS. Ini bukan sekadar inovasi, namun juga komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik,” ungkapnya.

Melalui sistem yang terintegrasi, lanjut dia, masyarakat pengguna jasa kepelabuhan akan mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi serta mendorong akuntabilitas dan pendapatan daerah yang lebih optimal.

“Saya harap sistem seperti ini tak berhenti sampai disini saja. Masih banyak hal-hal lainnya dalam rangka peningkatan pelayananan kita dengan digitalisasi, karena memang program digital salah satu program prioritas presiden,” ujarnya.

Momen ini menjadi tonggak percepatan dalam digitalisasi layanan daerah. Ia berharap sistem ini terus terjaga dan semakin berkembang demi kemajuan PPU ke depan.

“Harapannya akan melaju terus di berbagai bidang lainnya. Ke depannya, masyarakat nanti ketika membutuhkan sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah tidak dipersulit lagi, jadi sistem yang berjalan,” tutup Mudyat.

Baca Juga:   Tingkatkan Kualitas Data, Diskominfo PPU Evaluasi Statistik Sektoral dan Siapkan Implementasi E-Walidata SIPD

(Advertorial/TN01)