Penajam

Sekda PPU Pimpin Apel Penanggulangan Bencana 2025: Tegaskan Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor

245
×

Sekda PPU Pimpin Apel Penanggulangan Bencana 2025: Tegaskan Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Sekda PPU Tohar memimpin apel siaga bencana 2025 dan menegaskan kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor hadapi bencana

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Tahun 2025.

‎Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati PPU, Kilometer 09, Nipah-nipah, Rabu (6/8/2025) pagi.

‎Apel tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar, relawan, organisasi masyarakat (ormas), serta pihak-pihak terkait lainnya.

‎Dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Bupati PPU, Tohar menyampaikan bahwa apel ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu di wilayah PPU.

‎”PPU memiliki berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga bencana lainnya. Maka kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting,” ucap Tohar.

‎Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi bencana. Respons cepat, tindakan sigap, dan koordinasi yang solid menjadi landasan penting dalam upaya penanggulangan bencana.

Sekda PPU Tohar memimpin apel siaga bencana 2025 dan menegaskan kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor hadapi bencana


Dalam arahannya, Tohar menyampaikan empat poin penting. Pertama, menjadikan kesiapsiagaan sebagai prioritas utama dengan respons cepat.

‎Kedua, pentingnya koordinasi lintas sektor yang melibatkan semua unsur mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga masyarakat.

‎Poin ketiga adalah memastikan kesiapan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan bencana agar dalam kondisi optimal dan siap digunakan kapan saja.

‎Dan keempat, pelatihan serta simulasi berkelanjutan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan perannya saat kondisi darurat.

‎Tohar juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta apel. Ia menilai kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang terpadu dan tangguh di PPU.

‎“Jika kita siap dari sekarang, kita bisa meminimalkan dampak buruk yang mungkin terjadi. Jangan tunggu bencana datang baru kita bergerak,” pesannya.

‎Lebih lanjut, ia juga menegaskan pentingnya evakuasi cepat sebagai langkah pertama dalam situasi bencana. Hal ini, menurutnya, bertujuan menyelamatkan nyawa serta mengurangi kerugian besar yang bisa dialami masyarakat.

‎Sebagai penutup, apel diakhiri dengan pengecekan kesiapan peralatan penanggulangan bencana dan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang bisa saja terjadi di wilayah Kabupaten PPU. (Advertorial/Humas6)