SendawarTitiknolKaltim

Warga Kutai Barat Sulit Dapatkan Beras, Polisi Turun Tangan Bantu Stabilkan Harga

251
×

Warga Kutai Barat Sulit Dapatkan Beras, Polisi Turun Tangan Bantu Stabilkan Harga

Sebarkan artikel ini
PASOKAN BERAS KALTIM - Ilustrasi beras dijual di pasar. Di tengah keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan beras dengan harga terjangkau, Polres Kutai Barat, Kalimantan Timur, mengambil langkah konkret dengan mendistribusikan beras murah dari Bulog. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pada Minggu (10/9/2025).

TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Di tengah keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan beras dengan harga terjangkau, Polres Kutai Barat, Kalimantan Timur, mengambil langkah konkret dengan mendistribusikan beras murah dari Bulog. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pada Minggu (10/9/2025).

Distribusi beras dilakukan di dua lokasi, yakni Polsek Melak dan Polsek Barong Tongkok, dengan total 550 karung beras yang disalurkan langsung kepada masyarakat.

Aksi ini disambut antusias oleh warga, yang kini kesulitan memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau di pasaran.

Masyarakat mendapat kesempatan untuk membeli beras kualitas baik dengan harga di bawah pasaran, yang tentu sangat membantu dalam menekan pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

“Kegiatan ini adalah bagian dari dukungan Polres Kutai Barat terhadap program nasional untuk menjaga ketahanan pangan dan menstabilkan harga beras,” ujar Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono.

Dampak Isu Beras Oplosan

Kapolres juga menyoroti bahwa langkah ini merupakan respons terhadap isu beras oplosan di Pulau Jawa, yang ikut berdampak pada distribusi dan pasokan beras di Kalimantan Timur.

Akibatnya, beberapa toko sembako mulai kekurangan stok, dan harga beras mengalami kenaikan signifikan di wilayah Kutai Barat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkala, agar masyarakat di seluruh wilayah Kutai Barat dapat merasakan manfaatnya,” imbuh Boney.

Langkah Polres Kutai Barat ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan Bulog untuk menjamin akses pangan yang adil dan merata bagi masyarakat.

Keberadaan program SPHP menjadi sangat vital dalam mengendalikan harga beras dan menjaga ketersediaan stok di tengah gejolak distribusi nasional. (*)

Baca Juga:   HUT ke-23 PPU, Bupati Ajak Warga Berkolaborasi untuk Pembangunan Nusantara