PenajamTitiknolKaltim

BKPSDM Ungkap Jatah Peserta Selter 4 Orang per SKPD

3
×

BKPSDM Ungkap Jatah Peserta Selter 4 Orang per SKPD

Sebarkan artikel ini
Sekretaris BKPSDM PPU Nurwati mengatakan pembatasan karena anggaran seleksi yang sudah disusun sejak awal tidak memungkinkan adanya penambahan peserta di tengah proses, Rabu (22/4/2026).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan kuota peserta seleksi terbuka (open bidding) untuk lima jabatan kepala badan atau dinas.

Jumlahnya maksimal 20 orang, atau rata-rata empat peserta untuk setiap posisi yang dilelang.

Sekretaris BKPSDM PPU, Nurwati, mengatakan pembatasan ini karena anggaran seleksi yang sudah disusun sejak awal tidak memungkinkan adanya penambahan peserta di tengah proses yang segera berjalan.

“Awalnya kami siapkan lima orang per SKPD. Tapi karena formasi bertambah jadi lima dinas, akhirnya disesuaikan menjadi empat orang per jabatan. Total tetap 20 peserta,” kata Nurwati, Rabu (22/4/2026).

Nurwati menyebut, jumlah itu bersifat final karena seluruh kebutuhan pembiayaan sudah dikunci dalam perencanaan awal. Peluang peserta, katanya, akan sangat bergantung pada hasil seleksi administrasi.

“Tetapi memang mengacu aturan, pelaksanaan selter mensyaratkan minimal tiga kandidat per posisi,” ujarnya.

Lima jabatan yang dilelang meliputi Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Disdikpora, serta Bapelitbang.

Dari sisi mekanisme, seleksi akan mengadopsi pola mirip job fit, namun dengan tambahan tahapan wawancara langsung oleh panitia seleksi.

Ia menerangkan, peserta seleksi berasal dari pejabat eselon III yang akan bersaing untuk promosi ke eselon II.

“Ini murni promosi, jadi akan muncul wajah-wajah baru. Terkhusus Dinas PUPR, pemerintah berharap tahun ini ada peminat, mengingat posisi tersebut cukup lama belum terisi,” ucapnya.

Pelaksanaan seleksi kemungkinan digelar di Balikpapan dengan melibatkan panitia seleksi dari unsur akademisi dan profesional.

Saat ini, BKPSDM masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum tahapan resmi dimulai.

“Target kami tidak lewat Mei sudah berjalan,” pungkasnya.

(TN01)