Penajam

‎Pemkab PPU Dorong Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

163
×

‎Pemkab PPU Dorong Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Sekda PPU Tohar buka sosialisasi transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial 2025.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2025 di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Senin (11/8/2025).

‎Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, dan dihadiri perwakilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pemerintah desa, serta kelurahan se-Kabupaten PPU.

‎Dalam sambutannya, Tohar menegaskan pentingnya dua aspek utama yang menjadi fokus kegiatan, yaitu transformasi dan inklusi sosial.

Transformasi dimaknai sebagai perubahan dari kondisi saat ini menuju kondisi yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

‎Sedangkan inklusi sosial berarti memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pihak untuk berpartisipasi dan memperoleh manfaat.

“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan akses informasi bermanfaat,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang baik, terutama di tingkat desa dan kelurahan, sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang tertib dan transparan.

‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU, Muhammad Yusuf Basra, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dasar hukum dan tujuan yang jelas.

Sosialisasi TPBIS bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para pengelola perpustakaan desa dan kelurahan, mendorong komitmen pemerintah desa/kelurahan, serta menciptakan kolaborasi antara pemerintah, perpustakaan, dan masyarakat.

‎Menurutnya, kegiatan diikuti oleh 104 peserta, terdiri dari perwakilan SKPD, kepala desa, lurah, dan pengelola perpustakaan desa/kelurahan.

Narasumber berasal dari Dinas Perpustakaan Kota Balikpapan yang berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan TPBIS di wilayahnya.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan perpustakaan di PPU dapat bertransformasi menjadi ruang inklusif yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

‎Sosialisasi TPBIS ini menjadi langkah nyata Pemkab PPU dalam mendukung literasi dan pengembangan sumber daya manusia berbasis inklusi sosial, demi menciptakan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan mandiri. (Advertorial)