TitiknolKaltara

Kantor Koran Kaltara Dibobol dan Mesin Cetak Dirusak, PWI Bulungan Desak Polisi Ungkap Motif

219
×

Kantor Koran Kaltara Dibobol dan Mesin Cetak Dirusak, PWI Bulungan Desak Polisi Ungkap Motif

Sebarkan artikel ini
Kondisi mesin cetak dan CCTV kantor Koran Kaltara yang dirusak.

TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Aksi pembobolan terjadi di Kantor Koran Kaltara yang berlokasi di Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, pada Selasa (12/8) dini hari.

Peristiwa ini terekam kamera CCTV dan menunjukkan dua orang terduga pelaku beraksi sekitar pukul 02.56 Wita hingga 03.14 Wita.

‎Dalam rekaman, para pelaku tampak memasuki area percetakan dan melakukan perusakan terhadap sejumlah fasilitas.

Mesin cetak menjadi sasaran utama, sementara kamera pengawas (CCTV) yang berada di ruang tersebut juga dihancurkan.

‎Meski demikian, pihak Koran Kaltara memastikan tidak ada barang yang hilang atau dicuri.

Kerusakan yang ditimbulkan lebih mengarah pada sabotase terhadap peralatan kerja media tersebut.

‎Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bulungan, Fathu Rizqil Mufid, menegaskan bahwa pihak kepolisian harus bergerak cepat untuk mengusut kasus ini.

Menurutnya, laporan resmi telah disampaikan ke Polres Bulungan dan harus ditindaklanjuti hingga tuntas.

‎“Dari pihak Koran Kaltara sudah menyampaikan laporan ke Polres. Kami minta agar diusut tuntas sampai diketahui pelaku dan motifnya,” ujar Rizqil, Selasa (12/8).

‎Ia menekankan, meski kerugian materiil tidak besar, peristiwa ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Terlebih, jika ditemukan indikasi bahwa aksi tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik.

‎“Kalau sampai terbukti ada unsur intimidasi, maka pelaku dan aktor di baliknya harus dihukum sesuai aturan. Selain pidana pengrusakan, itu juga melanggar Undang-Undang Pers,” tegasnya.

‎Rizqil mengingatkan, kebebasan pers merupakan hak demokratis yang wajib dilindungi.

Mengintimidasi media, kata dia, sama saja dengan mengancam hak publik untuk memperoleh informasi yang benar dan akurat.

‎Ia juga mengimbau seluruh wartawan di Bulungan untuk tetap solid dan tidak gentar menghadapi tekanan.

Baca Juga:   Gubernur Zainal Ajak Kader KNPI Jalani Era Digital dengan Kreativitas

“Segala bentuk intimidasi atau ancaman tidak boleh menyurutkan semangat kita untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/)