Titiknol IKN

Pemuda Lokal jadi Pengibar Bendera di IKN, Purna Paskibraka Bilang Tetap Merasa Grogi

231
×

Pemuda Lokal jadi Pengibar Bendera di IKN, Purna Paskibraka Bilang Tetap Merasa Grogi

Sebarkan artikel ini
UPACARA DI IKN - Sebanyak 38 purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dipercaya untuk mengibarkan bendera Merah Putih, Minggu (17/8/2025). Kegiatan ini untuk upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota negara baru Indonesia yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. (Titiknol.id) 

TITIKNOL.ID, NUSANTARA — Sebanyak 38 purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dipercaya untuk mengibarkan bendera Merah Putih, Minggu (17/8/2025). 

Kegiatan itu untuk upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota negara baru Indonesia yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa keterlibatan purna Paskibraka ini dipilih dengan sengaja untuk menegaskan simbol pentingnya peran pemuda daerah dalam momentum bersejarah berdirinya IKN sebagai pusat pemerintahan baru.

“Untuk Paskibraka, kami menggunakan anggota yang sudah purna tahun lalu, sebanyak 38 orang yang berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Basuki.

Pemilihan purna Paskibraka dianggap sebagai bentuk penghargaan sekaligus penegasan bahwa generasi muda lokal turut berkontribusi aktif dalam proses pembangunan dan penguatan identitas nasional di ibu kota baru.

Tetap Merasa Grogi

Salah satu pembawa baki bendera pusaka, Aulia Novita Anggun, siswa SMAN 2 Penajam, mengungkapkan perasaannya yang haru dan bangga dapat dipercaya kembali menjalankan tugas mulia tersebut.

“Saya sangat senang dan merasa terhormat bisa dipercaya lagi sebagai pembawa baki pada HUT RI ke-80 di IKN. Ini pengalaman yang luar biasa,” kata Aulia.

Persiapan Aulia dan tim purna Paskibraka dilakukan secara intens selama 10 hari, dimulai dengan latihan di Penajam Paser Utara dan kemudian pemusatan latihan di kawasan IKN hingga hari H upacara.

Meski telah pernah bertugas sebelumnya, Aulia mengaku tetap merasa grogi saat mengemban tugas tersebut, namun hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk menjalankan tugas dengan baik.

“Meskipun momentumnya sama, tetap saja merasa grogi dan deg-degan. Tapi itu bukan hambatan, semoga semangat Paskibraka bisa terus diwariskan ke generasi berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga:   Cegah Teroris ke IKN saat HUT RI, BNPT Perketat Bandara Sepinggan

Upacara peringatan kemerdekaan yang dihadiri sekitar 3.000 tamu, termasuk pegawai internal Otorita IKN dan perwakilan pemerintah daerah, juga melibatkan 76 orang tua anggota Paskibraka yang ditempatkan di tenda khusus sebagai bentuk keterlibatan masyarakat setempat.

Keamanan acara dijaga ketat oleh 80 personel gabungan dari internal Otorita IKN, Satgas, Polsek, dan Koramil untuk memastikan kelancaran upacara. (*)