SamarindaTitiknolKaltim

Aliansi Mahakam Siap Gelar Aksi Massa di Samarinda, 1 September 2025

228
×

Aliansi Mahakam Siap Gelar Aksi Massa di Samarinda, 1 September 2025

Sebarkan artikel ini
Penampakan kantor DPRD Kota Makassar yang dibakar massa pengunjuk rasa. (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kota Samarinda, Kalimantan Timur, diprediksi akan menjadi pusat perhatian pada Senin, 1 September 2025, seiring dengan rencana aksi besar-besaran yang akan digelar oleh Aliansi Mahakam.

Gabungan dari puluhan organisasi mahasiswa dan masyarakat ini akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur, sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan nasional yang dinilai belum berpihak kepada rakyat.

Aksi dijadwalkan dimulai pukul 10.00 Wita, dengan titik kumpul di area Islamic Center Samarinda. 

Dari sana, massa akan melakukan long march menuju Kantor DPRD Kaltim di Jalan Teuku Umar, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. 

Koordinator Lapangan Aliansi Mahakam, Renaldi Saputra, menyampaikan seruan aksi ini usai konsolidasi yang digelar di Universitas Mulawarman pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam.

“Kami dari Aliansi Mahakam, Masyarakat Kalimantan Timur Menggugat, mengundang seluruh masyarakat Kaltim untuk ikut serta dalam aksi pada 1 September 2025 di depan Kantor DPRD Kaltim,” ungkap Renaldi.

11 Tuntutan Aliansi Mahakam

Dalam aksinya, Aliansi Mahakam membawa 11 poin tuntutan yang dianggap sebagai isu krusial dan mendesak untuk disuarakan.

Berikut daftar lengkapnya:

  • Menolak RUU KUHAP
  • Menghapus tunjangan mewah DPR
  • Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, RUU PPRT, dan RUU Masyarakat Adat
  • Meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen, serta pemerataan pendidikan di daerah 3T (tertinggal, terpencil, dan terluar)
  • Menolak pemutihan dosa pemerintah
  • Mencabut undang-undang yang tidak berpihak pada rakyat
  • Menghentikan tindakan represif terhadap gerakan rakyat
  • Mendorong kebijakan yang pro-rakyat
  • Mengakhiri praktik oligarki politik dan demokrasi palsu
  • Menegakkan supremasi hukum
  • Menghentikan kejahatan ekologis dan pertambangan

Gelombang aksi ini diperkirakan akan melibatkan massa dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.

Baca Juga:   Hasil Liga 1 PSM Makassar vs Borneo FC: Gol Semata Wayang Latyr Fall Bawa Juku Eja Permalukan Pesut Etam

Konsolidasi lintas organisasi dan elemen masyarakat telah dilakukan untuk memastikan keberlangsungan aksi secara damai dan terkoordinasi.

(*)