TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana membangun rumah singgah bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dan layanan darurat perlindungan sosial.
Selama ini rumah singgah yang berfungsi untuk tempat penampungan sementara masyarakat terlantar masih dalam kondisi bukan milik sendiri melainkan sewa.
“Kita sudah mengajukan usulan pembangunannya. Tahun ini sedang proses,” kata Plt Kepala Dinas Sosial PPU, Muhtar, Selasa (2/9/2025).
Koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) juga dilakukan bahkan telah disetujui.
“Terkait pembangunannya sudah kita koordinasikan dengan BKAD, mereka menyetujui. Tinggal kita bawa dokumen ke sana untuk memastikan aset pemda itu benar atau tidak,” ujarnya.
Lokasi yang direncanakan berada di samping Lapas Nenang. Meski belum masuk tahap pembangunan, namun dipastikan perencanaan dokumen telah siap masuk ke tahap lelang.
“Rencananya kami akan bangun di lahan seluas 2 haktare, adapun fasilitas kamar mungkin empat kamar termasuk kamar khusus Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” sebut Muhtar.
Terkait kebutuhan anggaran, Dinas Sosial menyiapkan dana sebesar Rp700 juta, khusus pembangunan fisik.
“Nanti dibangun semua, ini bertahap. Pengembangannya seperti apa, kan tergantung kebutuhan,” tambahnya.
Muhtar menilai kebutuhan rumah singgah sangat berguna bagi orang-orang yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Beberapa dari mereka diantaranya para pendatang yang mencari peruntungannya di PPU.
“Selama ini kan rumah singgah masih mengontrak di samping SD 014 Penajam. Itu yang kami pakai sekarang. Orang mengadu nasib di PPU dijanjikan pekerjaan, namun ujungnya terlantar, akhirnya mereka itu yang kami pulangkan ke daerah asal,” jelas Muhtar.
Namun demikian, tiap masyarakat terlantar datang, pihaknya memastikan kebutuhan sandang, pangan, kelengkapan sanitasi tetap terjamin.
(TN01)












