Politik

Sikap AS Terbelah soal Ukraina, Presiden Donlad Trump Dorong Perang, Rubio Ajak Negosiasi

174
×

Sikap AS Terbelah soal Ukraina, Presiden Donlad Trump Dorong Perang, Rubio Ajak Negosiasi

Sebarkan artikel ini
KRISIS UKRANIA RUSIA - Presiden Amerika Serikat Trump menyatakan bahwa Ukraina seharusnya tetap melanjutkan perjuangan bersenjata. Ukraina berada dalam posisi untuk bertempur dan merebut kembali seluruh wilayahnya dalam bentuk aslinya. (Meta Ai)

TITIKNOL.ID, NEW YORK – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan bahwa perang di Ukraina tidak dapat diselesaikan secara militer.

Hal ini dilontarkan olehnya, hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Ukraina masih bisa melanjutkan perlawanan dan meraih kemenangan.

“Perang ini akan berakhir di meja perundingan. Di situlah perang ini akan berakhir,” kata Rubio dalam pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang membahas situasi di Ukraina, Selasa (23/9/2025) yang dikutip dari CNN.com.

Rubio menekankan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen penuh untuk mendukung penyelesaian damai atas konflik yang semakin berbahaya ini.

“Amerika Serikat tetap berkomitmen sebagaimana sebelumnya terhadap resolusi damai atas konflik berbahaya ini,” ujarnya.

Namun, ia juga mengakui kemungkinan bahwa jalan damai bisa saja tidak tercapai, seraya mendesak seluruh anggota dewan, termasuk Rusia untuk menggunakan segala kekuatan yang dimiliki demi menghentikan perang ini.

Rubio memperingatkan bahwa semakin lama perang berlangsung, semakin besar pula penderitaan yang ditimbulkan.

Pernyataan Rubio ini tampaknya bertentangan dengan komentar Presiden Amerika Serikat Trump sebelumnya, yang menyatakan bahwa Ukraina seharusnya tetap melanjutkan perjuangan bersenjata.

“Dengan dukungan dari Uni Eropa, Ukraina berada dalam posisi untuk bertempur dan merebut kembali seluruh wilayahnya dalam bentuk aslinya,” kata Donlad Trump setelah bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Rubio menambahkan bahwa pemerintah AS telah melakukan segala hal yang mungkin dilakukan, dan akan terus berupaya untuk mendorong penghentian perang.

“Perang ini harus diakhiri, dan kami telah melakukan segala yang kami bisa, dan akan terus melakukannya, untuk mewujudkan akhir dari konflik ini,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa sejumlah tawaran “sangat dermawan” telah diajukan untuk menyelesaikan konflik, termasuk usulan gencatan senjata berdasarkan garis pertempuran saat ini.

Baca Juga:   Debat Capres 2024: Soroti Gaji Guru Rp300 Ribu, Ganjar Pranowo Sebut Sungguh Tak Adil

Namun, menurut Rubio, perang bukan hanya menemui jalan buntu, tetapi justru menunjukkan potensi eskalasi, dengan merujuk pada pelanggaran wilayah udara NATO oleh jet dan drone milik Rusia. (*)