Penajam

‎Bupati PPU Dapat Dukungan Rp46 Miliar dari Kemenkes untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

145
×

‎Bupati PPU Dapat Dukungan Rp46 Miliar dari Kemenkes untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor terus menunjukan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat,

TITIKNOL.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

‎Komitmen tersebut kembali dibuktikan saat Mudyat berhasil memperoleh dukungan anggaran dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) senilai Rp46 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk penguatan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten PPU.

‎Dukungan anggaran itu dipastikan dalam pertemuan Bupati Mudyat Noor bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, di Gedung Adhyatma Kemenkes, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

‎Bantuan senilai Rp46 miliar tersebut akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Fokusnya adalah pada penyediaan peralatan kesehatan modern, seperti CT-Scan dan Cathlab untuk RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB).

‎Selain itu, dukungan juga diberikan untuk peningkatan infrastruktur RSUD Sepaku serta penguatan fasilitas puskesmas di empat kecamatan yang ada di Kabupaten PPU.

‎Menurut Mudyat, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah PPU menuntut adanya percepatan pembangunan, termasuk pemerataan pelayanan kesehatan. Hal itu menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat.

‎“Kabupaten PPU membutuhkan sinergi langsung dengan Kementerian Kesehatan untuk mendukung peningkatan layanan dasar di bidang kesehatan,” ujar Mudyat.

‎Ia menegaskan, penguatan layanan kesehatan di daerah tidak hanya akan dirasakan masyarakat lokal, tetapi juga mendukung kebutuhan tenaga kerja dan pendatang seiring pembangunan IKN.

‎Dengan adanya tambahan anggaran ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih modern, merata, dan sesuai dengan kebutuhan daerah yang berkembang pesat. (*/)