PaserTitiknolKaltim

Sungai Meluap, Pemukiman dan Objek Wisata Terdampak Banjir di Paser

163
×

Sungai Meluap, Pemukiman dan Objek Wisata Terdampak Banjir di Paser

Sebarkan artikel ini
BANJIR DI PASER - Tiga desa di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dilanda banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat malam hingga Sabtu pagi, 4 Oktober hingga 5 Oktober 2025. (HO/BPBD Paser)

TITIKNOL.ID, TANA PASER – Tiga desa di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dilanda banjir akibat luapan sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat malam hingga Sabtu pagi, 4 Oktober hingga 5 Oktober 2025. 

Tidak hanya banjir, satu desa lainnya turut terdampak tanah longsor yang sempat memutus akses warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Ruslan, mengonfirmasi bahwa banjir melanda Desa Kasungai, Desa Legai, dan Desa Batu Kajang, sementara tanah longsor terjadi di Desa Rantau Layung.

Kejadian berlangsung dari pukul 21.00 Wita hingga sekitar pukul 07.00 pagi.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa sungai meluap,” ujar Ruslan saat dihubungi, Minggu (5/10/2025).

Sungai-sungai yang meluap antara lain Sungai Kenyan Besar, Kenyan Kecil, dan Sungai Kasungai.

Luapan ini menyebabkan Sungai Kandilo tak mampu menampung debit air, sehingga air meluap ke permukiman warga.

Akibat bencana ini, aktivitas dan mobilisasi warga sempat lumpuh. Beberapa ruas jalan terendam air, bahkan ada yang terputus akibat longsor.

Jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat hingga siang hari.

“Air mulai surut sekitar pukul 14.00 Wita, dan warga bisa mulai beraktivitas kembali,” lanjut Ruslan.

Untuk penanganan longsor di Desa Rantau Layung, Ruslan menyebut masih menunggu alat berat agar proses evakuasi dan pembukaan akses jalan bisa dilakukan.

“Penanganan longsor belum bisa dilakukan kemarin, tapi hari ini sudah mulai ditangani,” jelasnya.
 
Data Wilayah Terdampak

BPBD mencatat sejumlah titik terdampak banjir dengan jumlah warga yang cukup signifikan:

  • Desa Kasungai: RT 01 dan RT 02, terdampak 35 Kepala Keluarga (KK)
  • Desa Legai: RT 02 dan RT 05, terdampak 11 KK dengan total 40 jiwa
  • Desa Batu Kajang: RT 27 dan RT 28, terdampak 73 KK dengan total 265 jiwa
Baca Juga:   Pemkab PPU Terima Kronologis Kasus Sengketa Lahan Desa Telemow, Nicko: Penangannnya Harus Hati-hati

Selain permukiman, fasilitas wisata di sekitar lokasi juga ikut terdampak.

Beberapa fasilitas yang rusak dan hanyut terbawa banjir di antaranya:

  • 13 petak warung
  • 1 panggung hiburan
  • 1 gazebo

“Sejumlah objek wisata di sekitar aliran sungai juga ikut hanyut terbawa banjir,” tutup Ruslan. (*)