Penajam

Sat Polairud Polres PPU dan PLN Sambung Listrik Gratis untuk Warga Pesisir Tak Mampu

48
×

Sat Polairud Polres PPU dan PLN Sambung Listrik Gratis untuk Warga Pesisir Tak Mampu

Sebarkan artikel ini
personel Sat Polairud bersama PT PLN ULP Petung menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Penajam Paser Utara (PPU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan humanis melalui Program Polisi Penolong.

‎Kali ini, personel Sat Polairud bersama PT PLN ULP Petung menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu di wilayah pesisir Desa Kayu Api, Kecamatan Penajam, Selasa (21/10/2025).

‎Bantuan listrik tersebut diberikan kepada Nursiah, seorang ibu rumah tangga berstatus janda yang selama ini hidup tanpa akses listrik karena keterbatasan ekonomi.

‎Dengan adanya sambungan listrik gratis ini, kebutuhan dasar penerangan bagi penerima bantuan akhirnya dapat terpenuhi, sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya sehari-hari.

‎Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres PPU Iptu Abiyantoro, S.E., S.H., bersama petugas PLN ULP Petung serta personel Sat Polairud yakni Aipda Isak, Briptu Agus, dan Bripda Dimas. Selain melakukan pemasangan, petugas juga memberikan edukasi terkait keselamatan penggunaan listrik di rumah tangga.

‎Melalui kegiatan ini, Sat Polairud Polres PPU berupaya membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat pesisir, menghemat pengeluaran rumah tangga, serta memastikan hak dasar masyarakat atas penerangan listrik terpenuhi dengan layak.

‎Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU, melalui Kasat Polairud Iptu Abiyantoro, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

‎“Polri hadir bukan hanya lewat penindakan, tetapi juga melalui kepedulian. Program Polisi Penolong ini menjadi sarana untuk memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan hak dasarnya, salah satunya penerangan listrik,” ujarnya.

‎Abiyantoro menambahkan, sinergi antara Polri dan PLN menjadi langkah konkret dalam memperluas akses kelistrikan bagi masyarakat pesisir.

‎“Kami akan terus bersinergi dengan stakeholder terkait agar tidak ada lagi warga pesisir di PPU yang terhambat aktivitasnya karena keterbatasan listrik. Program kemanusiaan ini akan kami perluas sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

‎Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polri dan PLN.

‎Mereka menilai program ini tidak hanya membawa terang secara harfiah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

‎Program Polisi Penolong kini menjadi simbol nyata Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif membangun kesejahteraan sosial.

‎Melalui pendekatan humanis seperti ini, Polri menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat kecil di pelosok dan pesisir.

‎Polres PPU berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kemanusiaan.

‎Melalui semangat Polri Presisi  melayani dengan hati, hadir untuk kemanusiaan  jajaran Polres PPU bertekad menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial di masyarakat. (*/)