TITIKNOL.ID, PENAJAM – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Tri Mulyono (30) di RT 3 Kelurahan Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur.
Pria yang akrab disapa Nanang itu menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Lawe-Lawe, Selasa (28/10/2025).
Nanang diketahui tertimbun tanah saat penggalian manual di area proyek.
Ia dimakamkan pada Rabu (29/10/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WITA, namun hingga siang rumah duka masih dipenuhi tetangga dan kerabat yang datang menyampaikan belasungkawa.
Pihak Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) juga terlihat hadir untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sepupu korban, Dwi, menyebut Nanang dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia tinggal hanya berdua dengan ibunya yang sudah menua. Merupakan satu-satunya anak laki-laki, urutan ketiga dari empat bersaudara.
“Belum lama kerja ikut PT Silog, baru sekitar sebulan lebih. Masuk kerja juga karena diajak keluarga,” ujar Dwi.
Sebelum bergabung di proyek RDMP, Nanang sempat bekerja sebagai kuli bangunan. Sempat pula di perusahaan perkebunan Waru Kaltim Plantation (WKP).
Saat kejadian, ia bekerja bersama sahabat dekatnya yang juga menjadi korban dalam peristiwa itu.
“Kami baru tahu setelah dikabarkan meninggal. Saat kejadian dan evakuasi, tidak ada informasi apa-apa,” tambah Dwi.
Dwi mengenang terakhir kali melihat ambulans berlalu-lalang di sekitar tempatnya bekerja sebagai penjaga pos PHKT, tanpa menyangka kabar buruk itu terkait sepupunya.
Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan kerja yang menewaskan tiga orang tersebut, satu pekerja lokal, dua lainnya dari luar daerah.
“Kami sudah mengambil keterangan awal dan sedang mendalami kronologi kejadian. Pemeriksaan lanjutan menunggu izin resmi dari pihak perusahaan untuk ke lokasi galian,” ujar Andreas.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik, mengingat proyek RDMP termasuk salah satu proyek strategis yang melibatkan banyak tenaga kerja di wilayah PPU, khususnya Lawe-Lawe, Girimukti, dan Tanjung Tengah.
(TN01)












