TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengungkap kasus pencurian motor di wilayah hukumnya dan mengamankan empat terduga pelaku, yakni TR (22), A (45), AS (22), dan satu diantaranya anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Keempat terduga pelaku melakukan pencurian di lokasi berbeda. Dua dari mereka disebut saling bekerja sama mengincar kendaraan korban.
“Selama operasi jaran mahakam 2025, kami berhasil mengamankan total empat motor plus satu motor untuk melakukan tindak pidana kejahatan,” kata Wakapolres PPU, Kompol Awan Kurnianto, saat rilis pengungkapan kasus curanmor serentak selama operasi Jaran Mahakam 2025, di Gedung Serbaguna Polres PPU, Jumat (7/11/2025).
Awan menjelaskan, motor FIZ R Biru dilaporkan hilang di teras rumah korban di Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam pada 8 Oktober lalu. Di waktu yang sama, motor Suzuki FU 150 SCD warna hitam juga dilaporkan hilang di depan rumah di Kelurahan Penajam.
Lanjut Kompol Awan, berlokasi di Logvon CV Alas, Kecamatan Waru, satu unit motor Yamaha 2024 Fazio berwarna biru raib saat korban hendak menjemput anak pulang sekolah. Laporan tersebut dibuat oleh pelapor pada 14 Oktober lalu, dan segera ditindaklanjuti pihak kepolisian setempat.
Berikutnya, satu unit motor Yamaha Mio J dilaporkan hilang di Pasar Induk Babulu, Kecamatan Babulu, 3 Januari 2025 lalu. Pada saat kejadian, disebutkan kunci motor masih tergantung di kendaraan.
“Pencurian motor seringkali menjadi keresahan masyarakat. Dalam operasi, kami berhasil mengamankan motor hasil curian beserta peralatan yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi,” ujar Kompol Awan.
Selama pengungkapan, Polres PPU juga menghadirkan pelapor selaku korban pencurian motor, Bella (22). Dirinya mengaku senang sebab kendaraannya kembali dalam kondisi seperti awal mula.
“Alhamdulilah motor saya sudah kembali dan pelaku ditangkap. Kurang lebih selama seminggu, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan hingga menangkap pelaku,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan menambahkan, keberhasilan pengungkapan ini tak lepas dari kerjasama antara jajaran polres dengan Polsek setempat, serta dukungan aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Kami mengapresiasi kerja keras anggota di lapangan yang tidak mengenal lelah memburu para pelaku. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat patroli dan kegiatan intelijen untuk menekan angka curanmor di wilayah Benuo Taka,” kata dia.
Dian menerangkan, sejauh penyelidikannya unit kendaraan yang diamankan dipastikan belum sampai kepada tangan penadah, melainkan digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi.
“Rata-rata unit yang kita amankan belum sampai ke tangan penadah, masih digunakan masing-masing,” tambahnya.
Polisi menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memarkir kendaraan, menyiapkan kunci ganda, serta tidak meninggalkan barang berharga pada kendaraan.
“Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku, namun juga karena ada kesempatan. Olehnya itu, waspada menjadi kunci utama mencegah terjadinya tindak pidana,” tutup Kompol Awan.
(TN01)












