TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur memastikan seluruh rangkaian Operasi Kepolisian Kewilayahan Nusantara Mahakam 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan ketat ini difokuskan pada wilayah strategis, termasuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), jalan negara, hingga akses vital tol menuju lokasi proyek.
Operasi yang berlangsung penuh selama 24 jam, mulai Rabu (19/11/2025) pukul 08.00 Wita hingga Kamis (20/11/2025) pukul 08.00 Wita, dilaporkan langsung oleh Dirsamapta Polda Kaltim selaku Kepala Operasi Daerah (Ka Opsda) Nusantara Mahakam 2025 kepada Kapolda Kaltim.
Seluruh rangkaian Operasi Nusantara Mahakam 2025, pastikan berjalan aman dan terkendali.
“Pengamanan di kawasan IKN dilakukan 24 jam tanpa kompromi, mulai dari KIPP, akses jalan negara, hingga proyek-proyek vital. Tidak ada ruang bagi potensi gangguan,” tegas Dirsamapta Polda Kaltim.
Pengawasan dari Pejabat hingga Proyek Pembangunan
Polda Kaltim mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawasi berbagai sektor kegiatan di IKN Nusantara:
Satgas Deteksi: Fokus pada pengamanan kegiatan pejabat, salah satunya adalah penutupan Retret Pegawai ASN Otorita IKN (OIKN) di Gedung Kemenko 3 Nusantara yang dipimpin langsung oleh Kepala OIKN, Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono.
Acara ini berlangsung lancar tanpa temuan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Satgas Preventif: Mengintensifkan patroli siang dan malam di lokasi-lokasi strategis, seperti Kemenko Wing 2, Bank Indonesia, Sumbu Timur dan Barat, serta jalur negara. Seluruh akses ilegal menuju kawasan KIPP telah ditutup.
Titik-Titik Vital Dipantau Nonstop
Pengamanan dan pemantauan difokuskan pada sejumlah titik vital pembangunan IKN selama 24 jam penuh:
Akses Tol: Pos Pengamanan Karang Joang mengamankan pintu masuk tol Km 11 dan Km 13. Hanya kendaraan logistik dan material IKN yang diizinkan masuk.
Proyek Jalan: Proyek Jalan Pulau Balang – Simpang Riko (Segmen 5B) yang progresnya mencapai 83,79 persen, diamankan bergantian bersama pihak kontraktor.
Infrastruktur Air: Bendungan Intake Desa Bukit Raya, Sepaku, yang pembangunannya sudah 100 persen, diawasi ketat pada pembangunan gedung pengelola dan fasilitas interkoneksi.
Pengawasan melalui kamera CCTV yang tersebar di KIPP, tol IKN, Bandara VVIP, dan Bendungan Intake menunjukkan situasi aman. Namun, patroli mobile bersama OIKN menemukan adanya pelanggaran di lapangan.
Petugas memberikan teguran tertulis kepada dua dump truck milik PT Agung Beton karena melanggar aturan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan material. Dirsamapta memastikan perusahaan wajib mengikuti SOP keselamatan proyek.
Selain itu, Polda Kaltim juga sukses mengamankan kunjungan kerja Wakil Menteri PPN dan Rapat Koordinasi Badan Anggaran DPR RI tanpa gangguan.
“Keamanan IKN adalah tanggung jawab bersama. Polri bekerja bersinergi dengan OIKN, TNI, dan semua pihak agar pembangunan berjalan tanpa hambatan,” tutup Dirsamapta Polda Kaltim. (*)












