Penajam

APBD Turun, Dinkes Andalkan DAK agar Program Tetap Berjalan

78
×

APBD Turun, Dinkes Andalkan DAK agar Program Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinkes PPU Jansje Grace Makisurat

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan program layanan kesehatan tahun 2026 tetap berjalan meski APBD mengalami penurunan.

Kepala Dinkes PPU, Jansje Grace Makisurat mengatakan kebutuhan anggaran dapat ditopang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik dari pemerintah pusat.

“Anggaran kita masih aman. Ada DAK Nonfisik dari APBN yang bisa kita maksimalkan untuk mendukung seluruh kegiatan di lapangan,” kata Grace, Jumat (5/12/2025).

Dana tersebut, lanjutnya, salah satunya digunakan untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menurut Grace, sektor kesehatan masih menjadi prioritas anggaran bersama pendidikan.

“Kita dapat alokasinya cukup besar, sekitar Rp12 miliar. Saya tidak tau dinas lain kondisinya seperti apa, tapi kesehatan tetap termasuk yang diprioritaskan,” ujarnya.

Salah satu fokus program Dinkes tahun depan adalah penanganan stunting. Meski dalam situasi efisiensi anggaran, porsi pendanaan untuk program tersebut dipastikan tidak dikurangi.

“Stunting tetap jadi perhatian utama. Pemerintah pusat juga memberikan insentif bagi daerah yang serius menangani persoalan ini,” ucapnya.

Grace menyebut tantangan terbesar bukan hanya pada intervensi kesehatan, tetapi juga pola pengasuhan anak yang masih perlu diperbaiki di tingkat keluarga.

“Masalah stunting di PPU banyak terkait pola asuh. Edukasi sudah kami lakukan, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT). Tapi masih perlu kerja panjang dan konsisten,” tutupnya.

(TN01)