Penajam

Ancaman Gagal Panen di Musim Penghujan, Petani Padi PPU Diminta Waspada

75
×

Ancaman Gagal Panen di Musim Penghujan, Petani Padi PPU Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Memasuki musim penghujan, sawah di PPU berpotensi terendam banjir

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau para petani siaga menghadapi kemungkinan sawah terendam, sebab belakangan cuaca di wilayah ini didominasi oleh kondisi hujan yang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan menyatakan wilayah rawan banjir memungkinkan melanda sawah petani di empat kecamatan, terutama Babulu, sebagai lahan pertanian terbesar di PPU.

“Seperti di Desa Sumber Sari dan Gunung Makmur, mudahan tidak terjadi, secepatnya kami akan surati para kelompok tani untuk jadi himbauan agar lebih waspada,” kata Gunawan, Selasa (9/12/2025).

Selain imbauan, Gunawan menyebut penanganan kerap dilakukan melalui kegiatan dampak perubahan iklim.

“Misal gotong royong untuk membersihkan saluran irigasi dan sebagainya, itu salah satu upaya kita,” lanjutnya.

Ia mengingatkan ancaman banjir tampak nyata, bahwa dua tahun sebelumnya, lahan pertanian di PPU dinyatakan gagal panen usai banjir merendam areal persawahan milik petani.

“Kalau kejadian 2023 terjadi, pasti gagal panen lagi. Kami berharap kekhawatiran itu tidak terjadi,” kata dia.

Lebih lanjut, Gunawan mengatakan musim tanam pertama (MT 1) tahun 2025-2026 tengah berlangsung sejak garapan dimulai pada November lalu.

Disebutkan, area pertanian yang sudah diolah mencapai luasan 5.600 hektare dari target 7.000 hektare dengan perkiraan panen Februari mendatang.

“Kurang 1.300 hektare lagi, target tanam kita tercapai. Mudahan cepat terealisasi di MT 1 ini,” pungkasnya.

(TN01)