TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menggenjot realisasi tanam padi pada musim tanam (MT) I 2025-2026 agar target seluas 7.000 hektare dapat tercapai.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, menyebut hingga Desember ini realisasi tanam padi baru mencapai sekitar 5.600 hingga 5.700 hektare. Artinya, masih ada sekitar 1.300 hektare yang terus dikejar pada sisa waktu musim tanam.
“Target tanam kita di MT I ini 7.000 hektare. Sekarang masih di angka 5.700 hektare, mudah-mudahan bisa terpenuhi di Desember ini karena ketersediaan air sudah mencukupi,” kata Gunawan, Minggu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, MT I 2025-2026 dimulai sejak Oktober hingga Januari. Jika target tanam bisa terealisasi, panen diperkirakan berlangsung pada Februari 2026.
“Mudah-mudahan target tanam kita cepat tercapai sehingga panen bisa dilakukan sesuai perhitungan,” ujarnya.
Gunawan juga menyampaikan, berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA), produktivitas padi tahun ini tercatat sedikit di bawah tahun sebelumnya. Pada 2024 produktivitas padi berada di angka 3,52 ton per hektare, sementara tahun ini berada di 3,51 ton per hektare.
“Penurunannya tipis. Luas tanam kita sebenarnya stabil, sekitar 13.600 hektare dalam dua musim tanam,” jelasnya.
Meski demikian, ia menilai kondisi pertanian padi di PPU masih cukup positif. Harga gabah dinilai baik dan offtaker telah ditetapkan untuk menyerap hasil panen petani.
“Harga sudah bagus dan offtaker juga sudah ada. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih kita tingkatkan lagi,” katanya.
Gunawan juga mengingatkan petani agar tetap waspada terhadap potensi banjir yang dapat berdampak pada tanaman padi.
“Kalau sampai terendam, tentu berisiko gagal panen. Harapan kita kondisi tetap aman sampai panen,” pungkasnya.
(TN01)












