BalikpapanTitiknolKaltim

Kapal Klotok Karam di Teluk Balikpapan, BPBD Ingatkan Jangan Nekat Lawan Cuaca

42
×

Kapal Klotok Karam di Teluk Balikpapan, BPBD Ingatkan Jangan Nekat Lawan Cuaca

Sebarkan artikel ini
PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN - Ilustrasi Jembatan Pulau Balang yang mengubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara dan Ibu Kota Nusantara, berada di area Teluk Balikpapan. Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pelajaran mahal. (X @Jokowi)

Cuaca di perairan Teluk Balikpapan lagi tidak menentu, nih. Sebelum angkat jangkar, pastikan sudah cek info BMKG ya! BPBD Balikpapan tegaskan keselamatan harus jadi prioritas utama. Simak tips aman melaut di sini

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Insiden kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal klotok di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, baru-baru ini menjadi alarm keras bagi masyarakat.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat serius, terutama bagi para pemancing, agar tidak meremehkan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut.

Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pelajaran mahal.

Ia meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca dan gelombang sedang tidak bersahabat.

“Ini adalah pelajaran untuk kita semua. Jangan sekali-kali mengabaikan faktor keselamatan saat melaut,” ujar Usman Ali, Jumat (2/1/2026) di Balikpapan.

Mengingat kondisi cuaca di perairan yang cenderung tidak stabil belakangan ini, BPBD mengimbau para penghobi mancing maupun nelayan untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG sebelum memutuskan bertolak.

Jika BMKG sudah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi, sebaiknya aktivitas di laut ditunda. 

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas segalanya,” tegasnya.

Bukan Sekadar Formalitas

Selain faktor cuaca, BPBD juga menyoroti masih rendahnya kesadaran penggunaan alat pelindung diri.

Usman mengingatkan agar para pemancing tidak menganggap remeh ketersediaan pelampung (life jacket) dan perlengkapan darurat lainnya di atas kapal.

Jangan menganggap sepele alat keselamatan. Dalam kondisi darurat, pelampung adalah penentu antara hidup dan mati.

“Pastikan perlengkapan standar selalu tersedia dan dikenakan,” pungkas Usman Ali.

Melalui imbauan ini, BPBD Balikpapan berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa kewaspadaan dan kepatuhan terhadap informasi cuaca adalah kunci utama mencegah tragedi di laut terulang kembali.

Baca Juga:   KPK Geledah Rumah Pengusaha Tambang di Kota Samarinda

(*)