PenajamTitiknolKaltim

Data Tak Sinkron, Bantuan Revitalisasi Sekolah di PPU Gagal

35
×

Data Tak Sinkron, Bantuan Revitalisasi Sekolah di PPU Gagal

Sebarkan artikel ini
REVITALISASI SEKOLAH - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU Andi Singkerru akan membenahi tata kelola data pendidikan, Minggu (4/1/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan membenahi tata kelola data pendidikan.

Sinkronisasi aset sekolah dengan data pokok pendidikan (dapodik) dinilai belum berjalan optimal. Hal itu berdampak pada gagalnya bantuan infrastruktur dari pemerintah pusat.

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menyebut pada 2025 terdapat sekitar 27 bantuan revitalisasi sekolah. Namun, sebagian tidak terealisasi karena kondisi di lapangan tidak sesuai dengan data dapodik.

“Bantuan sudah masuk, tapi ditolak sekolah karena tidak sesuai kebutuhan,” kata Andi, Minggu (4/1/2026).

Disebutkan, sedikitnya enam sekolah menolak bantuan revitalisasi pusat akibat ketidaksesuaian data aset. Sementara, pemerintah pusat selama ini menjadikan dapodik sebagai acuan utama penyaluran bantuan.

Salah satu temuannya, kata Andi, data dapodik masih mencantumkan rumah dinas sekolah yang faktanya telah dibongkar. Kondisi itu terjadi karena pelaporan aset tidak terhubung langsung dengan operator dapodik.

“Ketika aset dimusnahkan, seharusnya langsung dilaporkan agar data pusat diperbarui,” ujarnya.

Disdikpora PPU menilai pembaruan data menjadi krusial, mengingat masih banyak sekolah membutuhkan dukungan pembangunan dari anggaran pusat.

Sehingga, ke depan sistem kerja operator aset akan diperbaiki agar pelaporan dilakukan secara berkala dan sesuai kondisi lapangan.

(TN01)