PenajamTitiknolKaltim

Sambil Tunggu Bangunan Tetap, Pemda PPU Siapkan Sekolah Rakyat Rintisan

29
×

Sambil Tunggu Bangunan Tetap, Pemda PPU Siapkan Sekolah Rakyat Rintisan

Sebarkan artikel ini
SEKOLAH RAKYAT - Plt Kepala Dinas Sosial PPU Muhtar mengatakan sekolah rakyat di PPU direncanakan masuk gelombang kedua pembangunan, Selasa (6/1/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Untuk mempercepat program pendidikan gratis berasrama gagasan pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan tahap rintisan sekolah rakyat sambil menunggu pembangunan fisik sekolah permanen.

Gedung eks Penajam Suite Hotel diusulkan sebagai lokasi belajar sekaligus asrama sementara.

Plt Kepala Dinas Sosial PPU, Muhtar, mengatakan sekolah rakyat di PPU direncanakan masuk gelombang kedua pembangunan.

Agar program tetap berjalan sesuai tahapan, pemda menyiapkan skema rintisan lebih awal.

“Direncanakan pembangunan Sekolah Rakyat di PPU masuk gelombang kedua. Supaya tetap di tahap dua, kita adakan sekolah rakyat rintisan,” kata Muhtar, Selasa (6/1/2026).

Sebelum beroperasi, penggunaan gedung sementara tersebut masih menunggu persetujuan dan hasil survey Pemerintah Provinsi.

Eks Penajam Suite Hotel diperkirakan mampu menampung sekitar 120 hingga 170 siswa dan memungkinkan sistem pendidikan berasrama diterapkan sejak awal.

“Rintisan itu sekolah sementara. Kita ajukan eks Penajam Suite Hotel, diperkirakan bisa menampung 120 sampai 170 siswa, dan langsung bisa diasramakan,” jelasnya.

Proses penerimaan siswa baru akan dilakukan setelah adanya keputusan dan hasil survei dari pihak provinsi.

“Kalau sudah di-ACC, PUPR akan menyiapkan semuanya, termasuk sekat-sekat bangunan,” ucap Muhtar.

Pemda menargetkan Sekolah Rakyat rintisan di PPU mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027.

Program pendidikan gratis tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA.

“Data anak kita ambil berdasarkan DTSEN dan data Dinas Pendidikan, termasuk anak-anak yang putus sekolah,” kata dia.

Sementara itu, pembangunan sekolah rakyat permanen akan dilakukan di lahan seluas 6,7 hektare yang telah disiapkan pemda di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam.

(TN01)