Tanam pohon sekarang, panen cuan kemudian! Samarinda bukan cuma mau bikin kota jadi sejuk, tapi juga mau warga makin sejahtera lewat gerakan penghijauan produktif. Simak 3 fakta menariknya di sini
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Walikota Andi Harun dan Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri, terus menunjukkan komitmen serius dalam menghijaukan “Kota Tepian” julukan Kota Samarinda.
Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata penanaman pohon bersama Kelompok Tani Rahayu di kawasan Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa 6 Januari 2026.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam, melainkan sebuah gerakan kolaborasi besar yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemkot, Pemprov Kaltim, anggota legislatif, hingga para pelajar.
Berikut adalah 3 fakta menarik di balik gerakan penghijauan Pemkot Samarinda saat ini yang dikutip dari press rilis humas Pemkot Samarinda.
Sebagai berikut:
1. Transformasi Lahan Menjadi Sumber Ekonomi
Pemkot Samarinda menekankan bahwa penghijauan ini harus berbasis manfaat.
Pohon yang ditanam bukan sekadar peneduh, melainkan tanaman produktif yang diharapkan dapat berbuah dan hasilnya mampu menopang perekonomian masyarakat setempat di masa depan. Ini adalah inovasi “penghijauan yang mengenyangkan”.
2. Sinergi Kuat Lintas Sektoral
Proyek hijau ini merupakan buah dari kolaborasi apik. Bibit tanaman didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui aspirasi legislatif, yang kemudian dieksekusi di tingkat akar rumput oleh kelompok tani dengan pendampingan penuh dari Pemerintah Kota.
Sinergi ini memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
3. Melibatkan “Generasi Hijau” Sejak Dini
Pemerintah Kota Samarinda secara khusus menggandeng pelajar, seperti dari SMP Negeri 26, untuk terlibat langsung.
Tujuannya jelas, menanamkan rasa memiliki terhadap alam sejak dini.
Pemkot Samarinda ingin memastikan bahwa tongkat estafet penjagaan lingkungan berada di tangan generasi muda yang peduli dan terdidik secara ekologis.
4. Berniat untuk Menularkan
Wakil Wali Kota, Saefuddin Zuhri, menegaskan, penanaman pohon ini jangan berhenti pada simbolis saja.
Kata dia yang paling penting adalah perawatannya agar pohon tumbuh secara baik.
“Memberi manfaat ekonomi ke depan,” ujar Wakil Wali Kota, Saefuddin Zuhri, saat mewakili Wali Kota Andi Harun dalam sambutannya.
Melalui gerakan ini, Pemkot Samarinda berharap semangat menanam ini akan “menular” ke seluruh penjuru kota, menciptakan Samarinda yang tidak hanya hijau dan sejuk, tetapi juga nyaman bagi warganya.
(*)












