BerauTitiknolKaltim

Pasar Sanggam Adji Dilayas jadi Wajah Berau, Bupati Sri Instruksikan Pembenahan Total

35
×

Pasar Sanggam Adji Dilayas jadi Wajah Berau, Bupati Sri Instruksikan Pembenahan Total

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN PASAR BERAU - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas minta kebersihan Pasar Sanggam Adji Dilayas harus dijaga untuk kenyamanan dan kemanan pedagang dan konsumen. (HO/Pemkab Berau)

Sering mengeluh pasar bau atau kusam? Bupati Berau Sri Juniarsih baru saja instruksikan ‘operasi pembersihan’ besar-besaran di Pasar Sanggam Adji Dilayas! Beliau sebut pasar adalah wajah daerah yang tak boleh kotor. Setuju gak nih kalau pasar kita dipercantik lagi?

TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) yang merupakan pusat urat nadi ekonomi di Kabupaten Berau, menjadi atensi serius Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. 

Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal tersebut menekankan pentingnya menjaga estetika dan kebersihan pasar demi kenyamanan masyarakat.

Bupati Sri Juniarsih menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk bersinergi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) guna melakukan aksi bersih-bersih menyeluruh di kawasan pasar tersebut.

“Pasar ini adalah wajah daerah. Kebersihan dan kerapian harus dijaga bersama agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja,” tegas Sri Juniarsih pada Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, penanganan pasar tradisional tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja.

Diperlukan kolaborasi lintas sektoral, mulai dari sistem pengelolaan sampah, penataan lingkungan, hingga pemeliharaan fasilitas fisik.

Peremajaan Fasilitas dan Estetika Selain masalah kebersihan, Bupati juga menyoroti kondisi fisik bangunan yang mulai kusam.

Ia meminta adanya peremajaan, seperti pengecatan ulang di beberapa titik agar pasar terlihat lebih segar dan representatif.

“Tampilan fisik yang rapi turut memengaruhi semangat pedagang dan daya tarik bagi pengunjung. Jika pasarnya bersih dan tertata, ekonomi akan lebih hidup karena pembeli betah berlama-lama,” lanjutnya.

Titik tumpukan sampah di bagian belakang pasar menjadi catatan khusus. 

Bupati Sri Juniarsih Mas meminta pengangkutan sampah dilakukan secara rutin dan maksimal, terutama untuk mencegah aroma tidak sedap yang kerap muncul saat musim hujan.

Baca Juga:   Wartawan TVRI Biro Penajam Juara 3, Berikut Daftar Pemenang Kompetisi Karya Jurnalis IKN

“Jangan sampai sampah menumpuk dan menimbulkan bau. Ini menyangkut kesehatan dan kenyamanan bersama. Pengelolaan sampah tidak boleh dilakukan setengah-setengah,” cetusnya.

Tanggung Jawab Kolektif

Di akhir pernyataannya, Bupati Sri Juniarsih mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. 

Ia mengetuk kesadaran para pedagang sebagai pengguna utama fasilitas pasar untuk proaktif menjaga kebersihan di area lapak masing-masing.

“Kebersihan itu tanggung jawab bersama. Saya harap dengan koordinasi yang baik antara OPD dan keterlibatan aktif para pedagang, Pasar SAD dapat menjadi pusat ekonomi yang bersih, tertata, dan ramah bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(*)