TITIKNOL.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) bersama Wakil Gubernur H Seno Aji menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi emas di masa mendatang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan kepemudaan yang telah dijalankan sepanjang 2025.
Hasilnya, tercatat sekitar 34.132 pemuda Kaltim telah menerima dukungan melalui program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan.
Gubernur Harum menyebut capaian tersebut sebagai langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Pemuda Kaltim sudah banyak kita berikan dukungan melalui program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan. Ini capaian yang baik, karena Pemprov berkomitmen meningkatkan kualitas dan kapasitas pemuda agar mampu mewujudkan generasi emas di masa depan,” ujar Gubernur Harum.
Menurutnya, pemuda memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam pembangunan Kalimantan Timur.
Karena itu, Pemprov Kaltim terus membangun berbagai upaya untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, berakhlak, dan berkualitas di berbagai bidang.
Ia menilai program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan menjadi langkah yang tepat untuk memastikan pemuda mampu berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah.
“Sejak sebelum kemerdekaan, pemuda menjadi bagian strategis dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa. Karena itu, kita berharap pemuda Kaltim juga mampu menjadi bagian strategis pembangunan daerah. Kita akan terus mengawal pemuda agar berkontribusi terhadap daerah,” pesannya.
Berdasarkan data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, sepanjang 2025 telah dilaksanakan sejumlah program kerja kepemudaan, mulai dari penyadaran, pemberdayaan, hingga pengembangan pemuda yang menjadi kewenangan provinsi.
Program tersebut meliputi pembinaan dan pelatihan TNI/Polri serta sekolah kedinasan, Pendidikan Kader Pemuda Pemimpin Daerah (PKPMD), seleksi Pemuda Pelopor, pelatihan kecakapan hidup, pembinaan dan pengembangan organisasi kepramukaan, hingga pembinaan manajemen organisasi kepemudaan.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga mendorong kemandirian ekonomi organisasi kepemudaan sebagai bagian dari penguatan peran pemuda di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kita bersyukur ada kurang lebih 202 organisasi kepemudaan yang sudah mendapatkan pembinaan, melebihi target awal sebanyak 120 organisasi,” ungkap Gubernur Harum. (*/)












