Titiknol IKN

Siapkan Pemandu Kelas Dunia, Otorita IKN Gelar Sertifikasi Ekowisata bagi Warga Lokal

28
×

Siapkan Pemandu Kelas Dunia, Otorita IKN Gelar Sertifikasi Ekowisata bagi Warga Lokal

Sebarkan artikel ini
PEMANDU WISATA - Sebanyak 20 pemandu ekowisata dari masyarakat lokal, mengikuti sertifikasi pemandu ekowisata yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Sertifikasi ini berlangsung selama tiga hari, 3 Februari hingga 5 Februari 2026. (HO/OIKN)

Bukan sekadar penunjuk jalan, warga lokal IKN kini dipersiapkan jadi wajah profesional pariwisata Nusantara! Simak bagaimana mereka digembleng lewat sertifikasi ekowisata kelas dunia

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mematangkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.

Sebagai langkah nyata, program sertifikasi pemandu ekowisata digelar khusus bagi masyarakat lokal guna menciptakan standar layanan wisata yang profesional dan berkelanjutan di Ibu Kota Baru.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026 ini, dipusatkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Sebanyak 20 pemandu berbakat dilibatkan dalam pelatihan intensif ini.

Para peserta terdiri dari dua kelompok strategis, yakni 10 orang dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku dan 10 pemandu wisata binaan Otorita IKN Nusantara.

Program ini bertujuan memastikan setiap pemandu tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami esensi ekowisata yang berbasis pada pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Kesuksesan program ini merupakan buah kolaborasi apik antara Otorita IKN, Sekretariat Kantor Bersama Bank Indonesia, serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia.

Sinergi antar-lembaga ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan wisata yang kredibel di mata internasional.

Uji Nyali via Praktik Lapangan

Materi sertifikasi dirancang secara komprehensif, mulai dari pembekalan teori kepariwisataan, etika pemanduan, hingga prosedur keselamatan pengunjung.

Namun, aspek yang paling menentukan adalah uji praktik lapangan di titik-titik strategis IKN Nusantara.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menekankan bahwa kemampuan memandu secara langsung adalah indikator utama penilaian.

“Kami tidak hanya membekali peserta dengan materi di dalam kelas, tetapi juga praktik langsung sebagai pemandu di wilayah KIPP. Ini penting agar mereka terbiasa menangani tamu secara nyata,” ujar Muhsin, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:   PROFIL Isran Noor Bakal Calon Gubernur Kaltim Petahana yang Elektabilitasnya Ungguli Rudy Mas'ud hingga Andi Harun

Direktur LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Hairullah Gazali, menjelaskan bahwa sertifikasi ini merupakan pengakuan resmi atas kompetensi seorang pemandu.

Sertifikat yang diterbitkan akan berlaku selama tiga tahun dan wajib diperbarui secara berkala sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemandu wisata wajib memiliki sertifikasi sebagai bukti profesionalisme. Kompetensi ini harus terus diasah seiring dengan berkembangnya destinasi wisata di IKN,” ungkapnya.

Melalui sertifikasi ini, para pemandu lokal kini siap menyambut wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan Nusantara, mulai dari pesona Gunung Parung, segarnya Air Terjun Tembinus, hingga kemegahan arsitektur di kawasan KIPP IKN.

(*)