TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pencarian nelayan lansia yang hilang di Sungai Sabut, kawasan Jetty BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memasuki hari kedua, Kamis (5/2/2026). Hingga operasi dihentikan pada sore hari, korban belum ditemukan.
Dalam operasi hari kedua tersebut, tim SAR gabungan menemukan serpihan yang diduga bagian organ tubuh di sekitar jalur pencarian. Temuan itu langsung dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, membenarkan adanya penemuan tersebut.
Ia menyebut serpihan itu pertama kali ditemukan di area perluasan pencarian.
“Pencarian hari kedua kami perluas dari titik awal. Di area itu, keluarga korban menemukan serpihan yang diduga organ tubuh,” kata Kuncoro.
Serpihan tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina IKN dan RS Bhayangkara Balikpapan guna memastikan identitasnya serta keterkaitannya dengan korban, Alben (63), warga RT 06 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.
Sebelumnya, keluarga melaporkan hilangnya Alben setelah ia berangkat melaut pada Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.
Berdasarkan kebiasaannya, korban biasanya kembali ke darat antara pukul 02.00 hingga 03.00 WITA.
Namun hingga waktu yang diperkirakan, korban tidak kunjung pulang.
Keluarga dan warga sekitar kemudian melakukan pencarian awal secara mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut.
Dalam pencarian tersebut, perahu milik korban ditemukan dalam kondisi kosong di sekitar lokasi biasa ia menangkap ikan.
Pada hari kedua operasi, tim mengerahkan 12 unit perahu untuk menyisir area sungai dan sekitarnya.
Operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WITA karena keterbatasan jarak pandang serta pertimbangan keselamatan personel.
Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Jumat (6/2/2026) pagi.
“Pencarian akan tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” pungkas Kuncoro. (TN01)












