TITIKNOL.ID – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama meluncurkan program Semesta Ramadhan Ibu Kota Nusantara sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Joyful Ramadhan 1447 H/2026 M yang digelar Kemenag.
Program ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan suasana Ramadan di Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus menandai dimulainya tradisi keagamaan di pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut.
Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan berbagai kegiatan keagamaan akan langsung digelar di masjid kawasan IKN selama bulan suci.
“Besok di Ibu Kota Nusantara, di masjidnya sudah akan kita gelar kegiatan seperti tarawih dan buka puasa bersama, kajian, serta talk show lintas komunitas. Semua aktivitas itu akan berlangsung sepanjang Ramadhan,” ujar Abu Rokhmad dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, Semesta Ramadhan IKN diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) yang telah mulai bermukim di wilayah tersebut untuk bersama-sama menyemarakkan Ramadhan dengan kegiatan yang bermakna.
Rangkaian kegiatan di IKN meliputi pembagian takjil dan buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, kajian kultum selepas salat fardu, hingga program tematik seperti Talkshow dan Bukber bersama Gen Z setiap Sabtu serta Talkshow dan Bukber bersama Ibuku setiap Minggu.
Rokhmad menegaskan seluruh pelaksanaan kegiatan telah dipersiapkan secara menyeluruh, termasuk penugasan imam, penceramah, dan pengisi acara yang akan melayani jamaah selama Ramadhan.
“Kehidupan keagamaan di IKN harus mulai terasa sejak sekarang. Kami ingin Ramadhan kali ini menjadi awal dari tumbuhnya semangat spiritual dan sosial di Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memperkuat dimensi spiritual dalam pembangunan IKN yang berkarakter berkelanjutan, inklusif, dan berperadaban.
“Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga simbol tumbuhnya kehidupan baru yang religius dan harmonis di jantung Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, mengungkapkan Masjid Negara di kawasan pusat pemerintahan IKN telah memasuki tahap akhir pembangunan dengan progres konstruksi mencapai 99 persen.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap perapihan akhir dan pemasangan perabotan guna memastikan rumah ibadah tersebut siap dioperasikan dalam waktu dekat.
Ia menambahkan, percepatan pemasangan fasilitas interior dilakukan agar Masjid Negara dapat difungsikan untuk pelaksanaan salat tarawih bagi masyarakat dan pekerja di kawasan IKN pada bulan suci Ramadan mendatang. (*/)
Semesta Ramadhan Resmi Dimulai di IKN, Kemenag Hidupkan Tradisi Keagamaan di Ibu Kota Nusantara










