Nasional

Prabowo Klaim Program MBG Serap 1 Juta Pekerja, Targetkan 30 Ribu Dapur dan 82 Juta Penerima Manfaat

34
×

Prabowo Klaim Program MBG Serap 1 Juta Pekerja, Targetkan 30 Ribu Dapur dan 82 Juta Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
KERJA - Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka jutaan lapangan kerja. Foto: Dok. YouTube Sekretariat Presiden

TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuka jutaan lapangan kerja melalui dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

‎Menurut Prabowo, pada tahap puncaknya program MBG ditargetkan menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat. Untuk mendukung cakupan tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 30.000 dapur yang akan beroperasi secara nasional.

‎Saat ini, kata dia, jumlah dapur MBG telah mencapai lebih dari 23.000 unit. Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, sehingga total tenaga kerja yang terserap sudah menembus angka 1 juta orang dan berpotensi meningkat hingga 1,5 juta pekerja.

‎“MBG ini hari ini sudah mencapai 23.000 lebih dapur, SPPG. Pada puncaknya ini akan sampai 82 juta lebih penerima manfaat. Pada ujungnya akan mencapai 30.000 dapur, dan tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja. Tiap hari,” ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2026).

‎Tak hanya menyerap tenaga kerja secara langsung, program ini juga memicu aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Setiap dapur, lanjutnya, melibatkan 5 hingga 10 pemasok bahan pangan.

‎Masing-masing pemasok tersebut bekerja sama dengan 3 hingga 5 petani atau produsen di wilayahnya. Dampaknya dirasakan oleh petani sayur, petani ikan, peternak ayam dan kambing, hingga produsen susu yang memperoleh kepastian pasar.

‎“Tiap dapur menimbulkan 5–10 pemasok. Masing-masing pemasok punya 3–5 petani bekerja. Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, petani ikan, peternak ayam, kambing, susu, semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh karena di tiap kampung mereka punya pasar tetap, pasar terjamin. Ini menimbulkan ekonomi dari bawah,” jelasnya.

‎Ia menilai capaian tersebut menjadi salah satu bukti awal dalam satu tahun pemerintahan berjalan. Pemerintah, kata Prabowo, akan terus membuktikan dampak program melalui hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

‎“Kepala daerah melaporkan bahwa mereka merasakan dinamisme dari bawah. Ini hanya salah satu bukti awal dari satu tahun kita bekerja, dan ini akan terus kita buktikan dengan hasil nyata,” tutupnya. (*/)

Baca Juga:   Pemkab PPU Atur Seragam ASN, Minta Pegawai Taati