SamarindaTitiknolKaltim

Tragedi Beruntun di Loa Janan Ilir Samarinda, Lansia Tewas Ditabrak dan Ditinggalkan Tergeletak

49
×

Tragedi Beruntun di Loa Janan Ilir Samarinda, Lansia Tewas Ditabrak dan Ditinggalkan Tergeletak

Sebarkan artikel ini
Sebuah insiden kecelakaan maut yang terekam kamera CCTV menggemparkan warga Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (21/2/2026) subuh. (HO/Polsek Loa Janan)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Sebuah insiden kecelakaan maut yang terekam kamera CCTV menggemparkan warga Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (21/2/2026) subuh. 

Seorang pria lanjut usia bernama Warsito (71), meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari beruntun oleh beberapa kendaraan sekaligus.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 04.40 Wita di depan Masjid Al Ishlah RT 04, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Korban yang saat itu mengenakan payung tampak sedang menyeberang jalan dengan perlahan.

Pedagang Ikan yang Tak Bertanggung Jawab 

Petaka bermula saat dua pengendara motor yang merupakan pedagang ikan melintas.

Salah satu pedagang yang diduga kurang konsentrasi karena sedang mengobrol dengan rekannya, menghantam tubuh korban hingga terjatuh di tengah jalan.

Mirisnya, bukannya menolong, pedagang ikan tersebut justru hanya sibuk mengamankan barang dagangannya yang sempat terjatuh.

Tanpa mempedulikan kondisi korban yang sudah tak berdaya, ia langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Dilindas Berkali-kali oleh Kendaraan Lain Kondisi jalan yang gelap dan guyuran hujan membuat korban yang tergeletak tidak terlihat oleh pengendara lain.

Tak lama setelah tabrakan pertama, sebuah mobil pikap Grand Max putih melindas tubuh korban.

Disusul kemudian oleh seorang pengendara motor yang juga sempat terjatuh namun memilih kabur setelah kejadian.

Kengerian tidak berhenti di situ. Sebuah mobil Agya merah sempat menghantam tubuh korban, meski pengendaranya berusaha menghindar.

Insiden terakhir terjadi saat seorang pengendara motor yang melaju kencang kembali melindas tubuh lansia malang tersebut.

Meninggal Sebelum Mendapat Perawatan 

Ketua RT 04, Dwi Ayu, membenarkan bahwa korban adalah warganya yang akrab disapa “Pak Lek War”. 

Baca Juga:   Kekurangan Ruang Kelas SD dan SMP, Pemkab PPU Desak Pemprov Bangun Gedung SMAN 8

Ia mengecam keras tindakan para pelaku, terutama pedagang ikan yang membiarkan korban tergeletak begitu saja.

“Iya, itu warga sini. Kalau dilihat di CCTV, korban tergeletak di jalan raya lebih dari 10 menit sebelum akhirnya mendapat bantuan,” ungkap Ayu dengan nada kecewa.

Warsito sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Inche Abdoel Moeis Samarinda, namun nyawanya tidak tertolong sebelum sempat mendapatkan perawatan intensif. 

Saat ini, pihak kepolisian dari Polresta Samarinda tengah melakukan identifikasi dan memburu para pelaku berdasarkan bukti rekaman CCTV. (*)