Deburan ombak Pantai Manggar mulai bersambut tawa ribuan wisatawan. Di tengah hangatnya suasana Lebaran, geliat liburan di pesisir Balikpapan ini kian terasa nyata. Namun, benarkah pesona IKN mulai menggeser minat pelancong tahun ini? Intip laporan lengkapnya di sini
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN — Deburan ombak di Pantai Manggar Segara Sari, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mulai bersambut dengan riuh rendah tawa wisatawan.
Memasuki hari ketiga Idulfitri 1447 H, destinasi wisata unggulan di Balikpapan ini mulai menunjukkan geliat signifikan.
Meski belum mencapai titik kulminasi, ribuan pengunjung tampak memadati bibir pantai, menciptakan atmosfer liburan yang hangat di tengah teriknya matahari khatulistiwa.
Pantauan di lapangan menunjukkan area parkir kendaraan besar nyaris tak bersisa.
Di sepanjang pesisir, pemandangan khas libur lebaran tersaji nyata, anak-anak yang asyik dengan layang-layang, keluarga yang berkaraoke ria, hingga para pemburu konten yang sibuk berswafoto dengan latar cakrawala biru.
Tentu saja, tren kunjungan terus merangkak naik sejak hari pertama Lebaran, Sabtu 21 Maret 2026.
Jika pada hari pertama tercatat 1.003 pengunjung, angka tersebut melesat tajam pada hari kedua menjadi 5.227 orang.
Memasuki hari ketiga, Senin 23 Maret 2026, antusiasme warga semakin tak terbendung. Hingga pukul 14.30 Wita saja, tercatat 5.783 wisatawan telah masuk melalui gerbang loket.
“Jika diakumulasi selama tiga hari ini, jumlah pengunjung sudah menembus angka 11 ribu orang,” ungkap Kasubag TU UPTD Pantai Manggar Segara Sari, Muhammad Mas’ud, saat ditemui di kantornya.
Faktor IKN dan Dinamika Wisata Baru
Meskipun ribuan orang telah memadati pantai, Mas’ud menilai puncak kunjungan masih tersimpan untuk akhir pekan mendatang.
Menurutnya, sebagian masyarakat saat ini masih memprioritaskan momen silaturahmi keluarga di rumah.
“Untuk puncaknya kemungkinan belum terjadi hari ini. Biasanya ledakan pengunjung ada di akhir pekan pertama setelah Lebaran, yakni Sabtu dan Minggu nanti,” jelasnya.
Menariknya, Mas’ud juga menyoroti adanya pergeseran tren kunjungan tahun ini.
Kehadiran berbagai destinasi wisata baru serta daya tarik magnetis dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) diakui turut memberikan pengaruh terhadap arus wisatawan ke Pantai Manggar Balikpapan.
“Tren kunjungan tahun ini memang dinamis. Selain faktor ekonomi, munculnya opsi wisata baru dan pengaruh IKN menjadi variabel yang mempengaruhi jumlah kunjungan,” tambahnya.
Dominasi Warga Lokal
Hingga saat ini, mayoritas pengunjung masih didominasi oleh warga lokal Balikpapan yang datang silih berganti sejak pagi hingga sore hari.
Pola kunjungan terlihat cukup teratur; rombongan pagi biasanya mulai beranjak pulang saat siang hari, memberi ruang bagi wisatawan sore untuk menikmati senja.
“Mayoritas masih warga lokal. Untuk wisatawan dari luar daerah, kemungkinan besar baru akan terlihat dalam beberapa hari ke depan seiring masa libur panjang yang masih tersisa,” pungkas Mas’ud.
(*)












