SamarindaTitiknolKaltim

Hotel Atlet Sempaja Samarinda Kini Dikelola BUMD Kaltim dengan Target Omzet Rp24 Miliar

73
×

Hotel Atlet Sempaja Samarinda Kini Dikelola BUMD Kaltim dengan Target Omzet Rp24 Miliar

Sebarkan artikel ini
Fasilitas Hotel Atlet di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Hotel Atlet di kawasan Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur resmi memasuki babak baru. Di bawah kendali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS), hotel tersebut kini bertransformasi menjadi Claro Pandurata dan mulai dikomersialisasikan secara luas.

Cari tempat staycation baru di Samarinda? Hotel Claro Pandurata (eks Hotel Atlet) sudah mulai buka, lho! Harganya masih promo mulai Rp200 ribuan. Ada rencana bangun kolam renang juga buat jadi bintang 4

TITIKNOL.ID, SAMARINDA — Aset mangkrak kini tinggal cerita. Hotel Atlet di kawasan Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur resmi memasuki babak baru.

Di bawah kendali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS), hotel tersebut kini bertransformasi menjadi Claro Pandurata dan mulai dikomersialisasikan secara luas.

Langkah ini diambil Pemprov Kaltim untuk mengoptimalkan aset daerah agar lebih produktif dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Sekretaris PT KTMBS, Abad Manfita, mengungkapkan bahwa pengoperasian hotel berkapasitas 273 kamar ini merupakan tindak lanjut dari penugasan langsung pemerintah daerah sesuai PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

“Hotel ini masuk dalam kategori penugasan pemerintah daerah kepada kami untuk dikelola agar aset milik daerah ini bisa lebih berdaya guna,” ujar Abad, Senin (23/3/2026).

Meski baru saja merampungkan proses administrasi dan perizinan bulan lalu, Claro Pandurata sudah mulai menerima tamu.

Fasilitas ruang pertemuan pun telah beroperasi, meski acara peluncuran resmi (grand opening) masih menunggu jadwal protokol pemerintah.

Abad menyebutkan, manajemen memiliki visi besar untuk membawa Claro Pandurata naik kelas menjadi hotel bintang empat.

Saat ini, berbagai peningkatan fasilitas terus digenjot, termasuk rencana pembangunan area rekreasi dan kolam renang.

“Target kami mencapai kualifikasi bintang empat. Namun, untuk menuju ke sana banyak standar yang harus dipenuhi. Sementara ini, layanan kami setara dengan hotel bintang tiga,” jelasnya.

Saat ini, masyarakat sudah bisa memesan kamar melalui berbagai platform daring (OTA) dengan harga promo mulai dari Rp298 ribu per malam.

Baca Juga:   Rudy Mas'ud Puji Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kaltim Nomor 2 Paling Konsumtif

Uniknya, PT KTMBS memilih model operasional mandiri tanpa menggunakan operator pihak ketiga.

Namun, untuk memperkuat daya saing di pasar perhotelan Samarinda yang kompetitif, mereka menggandeng brand eksternal dengan skema bagi hasil.

“Izin operasional tetap di tangan kami, tapi kami menggunakan brand Claro untuk mengangkat nilai jual dan pasar. Ada skema bagi hasil sekitar 10 persen untuk penggunaan brand tersebut,” imbuh Abad.

Untuk urusan pasar, Claro Pandurata membidik kegiatan kedinasan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sebagai segmen utama.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Tak hanya mengejar target omzet yang diproyeksikan mencapai Rp2 miliar per bulan atau Rp24 miliar per tahun, kehadiran Claro Pandurata juga membawa angin segar bagi pencari kerja di Kalimantan Timur. 

Manajemen berkomitmen memprioritaskan putra-putri daerah dalam proses rekrutmen.

“Kami utamakan putra-putri daerah. Proses seleksi akan segera kami intensifkan setelah sebelumnya kami fokus pada perizinan dan pengisian level manajemen,” bebernya.

“Saat ini peminatnya sudah sangat banyak,” pungkas Abad. 

(*)